Prosesi pemakaman Bejo Sugiantoro di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Geluran, Sidoarjo.(Fariz/mili.id)
Sidoarjo, mili.id - Kepergian salah satu legenda Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro, meninggalkan duka mendalam bagi para Bonek Mania dan sahabatnya, terlebih bagi keluarga.
Kini, Bejo sudah menghadap Sang Khalik. Ia dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Geluran, Sidoarjo, tepat disamping kuburan orang tuanya.
Anton, kakak ipar Bejo Sugiantoro mengaku kaget mendengar kabar meninggalnya eks pemain Persebaya Surabaya itu.
"Kebetulan, orang tuanya juga dimakamkan di sini. Kami semua terkejut saat mendengar kabar ini," ujarnya, Rabu (26/2/2025).
Menurutnya, sosok Bejo tak hanya disiplin di lapangan hijau. Ketika di rumah, hal itu juga diterapkan kepada anak-anaknya.
"Almarhum itu sangat disiplin, baik di rumah maupun terhadap anak-anaknya. Dia sosok yang sangat baik, dan hubungan keluarga kami juga sangat dekat," ungkapnya.
Selama ini, Bejo tidak pernah mengeluhkan sakit, termasuk terkait masalah jantung yang menjadi penyebab meninggalnya.
Baca juga: Gedangan Juara Umum MTQ ke-32 Sidoarjo, Bupati Subandi Siapkan Dua Tiket Umrah untuk Para Juara
"Almarhum tidak pernah mengeluh soal kesehatannya. Bahkan kemarin, saat tahun baru, dia masih bercerita tentang menjaga kesehatan dan staminanya dengan baik," tambahnya.
Sebelum mengikuti fun football di Lapangan Sier, Bejo berangkat dari rumah seperti biasa. Namun tiba-tiba, sore harinya pihak keluarga mendapat kabar yang membuat mereka terkejut.
"Kemarin, almarhum berangkat dari rumah seperti biasa, tiba-tiba kami dapat kabar dia meninggal, dan saya langsung ke Rumah Sakit Royal," pungkasnya.
Baca juga: Iwan Budianto Kembali ke Arema FC, Ambil Peran Strategis Bangun Era Baru Singo Edan
Untuk diketahui, Bejo Sugiantoro meninggal dunia saat bermain sepakbola di lapangan SIER, Surabaya. Legenda Persebaya itu sempat tidak sadarkan diri.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.50 WIB. Tim SIER memberikan pertolongan pertama terhadap Bejo Sugiantoro, lalu membawanya ke RS Royal Surabaya namun nyawanya tak tertolong.
Rekan-rekan pemain sepak bola dan perwakilan PT SIER kemudian menghubungi pihak keluarga almarhum untuk menyampaikan kabar duka ini dan memberikan bantuan yang dibutuhkan.
Editor : Aris S
