Pembajak sawah di Situbondo tewas tersambar petir (Foto: Ist)
Situbondo, mili.id - Seorang pembajak sawah di Situbondo tewas tersambar petir.
Korban bernama Hanji (55), buruh tani asal Dusun Kampung, Desa Tanjung Glugur, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo.
Baca juga: Komitmen Bersih Narkoba, Kapolres Situbondo Jalani Tes Urine bersama PJU dan Kapolsek Jajaran
Dia tewas tersambar petir saat membajak sawah milik Jamaludin, tetangganya pada Minggu (20/4/2025).
Diperoleh keterangan, korban awalnya bersama dua orang temannya, Junaidi dan Ayu sedang membajak sawah milik Jamaludin di Dusun Tanjung Sari, Desa Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran.
Saat hujan petir mengguyur, korban bersama dua orang temannya berteduh di rumah warga sekitar, berjarak sekitar 200 meter dari sawah yang dibajak.
Setelah sempat berteduh, korban kembali membajak, dengan maksud untuk mengambil cangkul dan membuka saluran air, untuk mengurangi air yang memenuhi sawah yang dibajak.
Saat korban membuka saluran air, tiba-tiba korban tersambar petir hingga tubuhnya tertelungkup di pematang sawah.
Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026
Mengetahui korban tersambar petir, teman korban memberitahukan kepada keluarganya. Korban lalu dievakuasi ke RSU dr Abdoer Rahem Situbondo.
"Menurut keterangan petugas medis RSU Situbondo, korban sudah meninggal di lokasi," terang Junaidi, Senin (21/4/2025).
Sementara Kapolsek Mangaran, AKP Iwan Sumantri menyebut bahwa korban murni meninggal akibat tersambar petir.
Baca juga: Polres Situbondo Amankan Komplotan Pelaku Curas Moncel
Tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Keluarga juga mengaku ikhlas atas tewasnya korban.
"Keluarga tidak menghendaki proses autopsi, sehingga pihaknya menyerahkan jasad almarhum kepada keluarganya. Sebelum itu, keluarga membuat surat pernyataan," terang Iwan.
Editor : Narendra Bakrie
