Jakarta

Polda Metro Gerebek Lab Gelap Narkoba di Jakpus, Pelaku Tak Berkutik

Polda Metro Gerebek Lab Gelap Narkoba di Jakpus, Pelaku Tak Berkutik © mili.id

Mili.id – Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba membongkar praktik clandestine lab atau laboratorium gelap narkotika jenis tembakau sintetis di wilayah Jakarta Pusat.

Pengungkapan dilakukan oleh Unit 2 Subdit 1 Ditresnarkoba pada Jumat (17/4/2026) malam. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial R (25) di kawasan Senen, Jakarta Pusat, sekitar pukul 22.30 WIB.

Baca juga: Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Judi Online Internasional 1xBet, Omzet Tembus Rp2 Miliar

Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Indah Hartantiningrum, menjelaskan pengungkapan berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di salah satu apartemen di kawasan Jakarta Pusat.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas menemukan sebuah unit apartemen di kawasan Salemba yang diduga dijadikan lokasi produksi tembakau sintetis,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).

Saat penggeledahan, polisi menemukan berbagai barang bukti berupa tembakau sintetis siap edar, bahan baku, serta peralatan produksi. Di antaranya bibit tembakau sintetis seberat 235 gram, sekitar 5 kilogram tembakau hasil produksi, alkohol, botol kaca, serta kompor listrik.

Baca juga: Keliling Jakarta Tanpa Keluar Ongkos, Ini Cara Naik Bus Wisata Gratis dan Rute Lengkapnya

Selain itu, turut diamankan ganja, timbangan digital, plastik klip, kemasan siap pakai, hingga alat semprot yang diduga digunakan dalam proses peracikan dan pengemasan.

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui memasarkan produk ilegal tersebut melalui media sosial. Modus ini memungkinkan transaksi dilakukan tanpa pertemuan langsung antara penjual dan pembeli.

Baca juga: PN Jakarta Selatan Mulai Sidangkan Praperadilan Roy Suryo Terkait Penggeledahan Kasus Dugaan Ijazah Jokowi

“Penjualan dilakukan melalui akun media sosial yang menghubungkan penjual dengan pembeli,” jelasnya.

Pelaku beserta barang bukti kini diamankan di kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain, termasuk pemasok bahan baku dan jalur distribusi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Editor : Eka Ardimiyati



Berita Terkait