Peristiwa tragis terjadi di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, ketika dua pekerja rumah tangga (PRT) nekat melompat dari lantai 4 sebuah bangunan kos. Aksi nekat itu diduga dilakukan karena keduanya ingin melarikan diri dari majikan tempat mereka bek
Mili.id - Peristiwa tragis terjadi di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, ketika dua pekerja rumah tangga (PRT) nekat melompat dari lantai 4 sebuah bangunan kos. Aksi nekat itu diduga dilakukan karena keduanya ingin melarikan diri dari majikan tempat mereka bekerja.
Dilansir dari Detik, Dari kejadian tersebut, satu korban berinisial R dilaporkan meninggal dunia di lokasi, sementara rekannya selamat namun mengalami patah tulang pada bagian tangan dan harus menjalani perawatan medis.
Baca juga: Evakuasi Korban Kecelakaan Suramadu Berlangsung, Arus Kendaraan Dialihkan akibat Kemacetan
Pihak kepolisian menyebut, berdasarkan keterangan sementara, kedua korban merasa tidak betah bekerja. Mereka diduga mengalami tekanan akibat sikap majikan yang dinilai galak hingga akhirnya memilih jalan ekstrem untuk kabur.
Baca juga: Bus Transjakarta Tabrak Separator, Arus Lalu Lintas MT Haryono Sempat Tersendat
“Informasi awal, mereka tidak betah dan berusaha kabur dengan melompat,” ungkap pihak kepolisian dalam penyelidikan awal.
Meski demikian, polisi belum menyimpulkan motif secara pasti. Dugaan adanya perlakuan tidak layak dari majikan masih terus didalami, termasuk dengan memeriksa saksi serta pihak terkait untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik tragedi ini.
Baca juga: Tragedi Gorong-gorong Margorejo, Eri Cahyadi Tegur Keras Kontraktor dan Dinas
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya perlindungan terhadap pekerja rumah tangga, terutama terkait kondisi kerja dan perlakuan dari majikan, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Editor : Redaksi
