Jawa Timur

Suroboyo 10K 2026 Dibanjiri Ribuan Pelari, Hotel dan Kuliner Surabaya Ikut Terdongkrak

Suroboyo 10K 2026 Dibanjiri Ribuan Pelari, Hotel dan Kuliner Surabaya Ikut Terdongkrak © mili.id

Mili.id — Ajang lari Suroboyo 10K 2026 sukses menyedot antusiasme ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 2.752 pelari memadati pusat Kota Surabaya dalam event yang digelar Minggu (7/6/2026) tersebut.

Tak sekadar menjadi pesta olahraga, kegiatan ini juga disebut membawa dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi di Kota Pahlawan. Tingkat hunian hotel meningkat drastis, sementara restoran hingga warung makan kebanjiran pengunjung selama penyelenggaraan acara.

Baca juga: Remaja Surabaya Tewas Diduga Dikeroyok Usai Perselisihan Sandal Crocs Rp1,5 Juta

Suroboyo 10K merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Surabaya bersama Harian Kompas dan Bank BJB dalam rangkaian The Ultimate 10K Series 2026. Perlombaan dimulai pukul 05.00 WIB dengan titik start dan finis di Balai Kota Surabaya.

Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Plh Sekda) Surabaya, Syamsul Hariadi, mengatakan event olahraga berskala nasional seperti Suroboyo 10K mampu memberikan efek domino bagi perekonomian daerah.

“Beberapa minggu sebelum acara ini semua hotel sudah full booked. Banyak restoran dan warung makan yang sampai kehabisan makanan, sehingga otomatis meningkat,” ujar Syamsul di Balai Kota Surabaya.

Menurutnya, event tersebut layak terus digelar setiap tahun karena manfaatnya tidak hanya dirasakan di sektor kesehatan masyarakat, tetapi juga ekonomi dan pariwisata kota.

“Saya harap ini tidak menjadi yang terakhir. Mudah-mudahan bisa membawa kebaikan untuk kita semua dan meningkatkan ekonomi Kota Surabaya,” katanya.

Baca juga: ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya Hadirkan "Fraktal", Pameran yang Mengajak Menyelami Bentuk dan Warna

Sementara itu, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Adi Prinantyo, menyebut penyelenggaraan perdana Suroboyo 10K berjalan cukup sukses. Tingkat sterilisasi jalur lomba mencapai lebih dari 95 persen dengan dukungan infrastruktur jalan yang dinilai sangat memadai.

Adi mengungkapkan, sebanyak 2.897 pelari memulai lomba dan 2.670 di antaranya berhasil mencapai garis finis.

“Sebanyak 92 persen pelari yang start berhasil menjadi finisher. Untuk event pertama di Surabaya, angka tersebut cukup bagus,” ujarnya.

Tak hanya itu, lebih dari 300 pelari mampu menuntaskan rute 10 kilometer dengan catatan waktu di bawah 45 menit, menandakan tingginya kualitas peserta yang ikut ambil bagian.

Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi

Dalam The Ultimate 10K Series 2026, penyelenggara mengusung konsep Java Urban Economic Corridor yang menghubungkan empat kota penyelenggara, yakni Bandung, Surabaya, Tangerang, dan Semarang. Konsep tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di tiap daerah.

Ketua Komisi Road Race PB PASI, Satyo Haryo Wibisono, bahkan menilai lintasan Suroboyo 10K memiliki kualitas yang layak untuk event internasional. Karakter jalur yang relatif datar dinilai berpotensi menjadi arena pemecahan rekor nasional di masa depan.

“Event ini bisa meningkatkan pariwisata Surabaya sekaligus mendukung hadirnya race-race baru di Indonesia,” kata Satyo.

Editor : Redaksi



Berita Terkait