Belgia di Ujung Tanduk! Generasi Emas Terancam Pulang Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Belgia di Ujung Tanduk! Generasi Emas Terancam Pulang Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026 © mili.id

Aksi Kevin De Bruyne dalam laga Belgia vs Iran di Grup G Piala Dunia 2026, Senin (22/6/2026). (c) AP Photo/Andre Penner

Mili.id-Belgia menghadapi ancaman serius tersingkir lebih awal dari Piala Dunia 2026 setelah gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan pertama Grup G. Tim yang datang dengan status unggulan itu justru tampil jauh dari harapan dan kini berada dalam posisi sulit menjelang laga penentuan.

Setan Merah membuka perjalanan mereka dengan hasil imbang 1-1 melawan Mesir. Hasil tersebut menjadi peringatan awal bahwa Belgia belum menemukan performa terbaiknya. Alih-alih bangkit, pasukan Rudi Garcia kembali kehilangan poin setelah ditahan Iran tanpa gol pada pertandingan kedua.

Baca juga: Salah Mengamuk, Mesir Bangkit dari Ketertinggalan dan Selangkah Lagi ke Babak 32 Besar

Dua hasil imbang beruntun membuat Belgia berada dalam tekanan besar. Meski mampu menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang, efektivitas di lini depan menjadi persoalan utama yang belum terselesaikan.

Sorotan tajam mengarah kepada Romelu Lukaku yang belum mampu menunjukkan ketajamannya. Penyerang Napoli itu masih kesulitan menjadi pembeda, sementara kreativitas Kevin De Bruyne juga belum cukup untuk membongkar pertahanan lawan yang bermain disiplin.

Situasi ini semakin menghidupkan kembali perdebatan mengenai nasib Generasi Emas Belgia. Setelah bertahun-tahun digadang-gadang mampu meraih gelar besar, kenyataannya Belgia hanya sekali mencapai semifinal dalam enam turnamen internasional sejak 2014.

Kevin De Bruyne yang kini berusia 34 tahun dan Romelu Lukaku yang telah menginjak 33 tahun masih menjadi tumpuan utama tim. Namun performa keduanya dinilai mulai menurun seiring bertambahnya usia.

Baca juga: Cape Verde Bikin Kejutan Lagi! Tahan Uruguay 2-2 dan Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Mantan gelandang Prancis, Patrick Vieira, bahkan menilai kondisi dua bintang tersebut menjadi masalah terbesar Belgia saat ini. "Masalah terbesar Belgia adalah dua pemain terbaik mereka, De Bruyne dan Lukaku, tidak berada dalam kondisi terbaik," ujar Vieira kepada BBC Sport.

Masalah Belgia tidak berhenti di situ. Kartu merah yang diterima Nathan Ngoy saat menghadapi Iran menambah beban tim yang tengah berjuang mencari kemenangan pertama.

Kini, seluruh harapan Belgia bertumpu pada laga terakhir Grup G melawan Selandia Baru pada 27 Juni mendatang. Kemenangan menjadi harga mati jika mereka ingin menjaga peluang lolos ke fase gugur.

Baca juga: Spanyol Menggila! Hajar Arab Saudi 4-0, Yamal Cetak Sejarah dan Oyarzabal Bersinar

Tekanan besar berada di pundak para pemain senior yang dituntut membuktikan bahwa Generasi Emas Belgia belum habis. Namun jika kembali gagal meraih hasil maksimal, mimpi Belgia untuk berbicara banyak di Piala Dunia 2026 bisa berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan.

Sumber : BBC

Editor : Muhammad



Berita Terkait