Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digelar Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FK UWKS) di Puskesmas Batang-Batang, Sabtu (27/6/2026).
Mili.id-Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan terus meningkat. Hal itu terlihat dari antusiasme warga Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, saat mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digelar Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FK UWKS) di Puskesmas Batang-Batang, Sabtu (27/6/2026).
Mengusung tema "Diabetes Mellitus sebagai Pencegahan dan Upaya Deteksi Penyakit Periodontal", kegiatan ini mengedukasi masyarakat mengenai hubungan erat antara diabetes dengan kesehatan gigi dan gusi yang selama ini masih kurang dipahami.
Baca juga: FK UWKS Turun ke Sumenep, Ratusan Warga Nikmati Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi Medis
Program pengabdian tersebut dipimpin oleh Dr. Emilia Devi Dwi Rianti, S.Si., MT bersama Putu Oky Ari Tania, S.Si., M.Si., dengan melibatkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter, Marsyanda Rambu Kirana dan Fachira Sasikirana Putri.
Ketua tim, Dr. Emilia Devi Dwi Rianti, menjelaskan bahwa Diabetes Mellitus tidak hanya menyebabkan tingginya kadar gula darah, tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya penyakit periodontal atau penyakit pada jaringan penyangga gigi. Bahkan, hubungan keduanya bersifat timbal balik.
"Diabetes dapat memperburuk kondisi jaringan penyangga gigi, sementara infeksi periodontal dapat menyulitkan pengendalian kadar gula darah. Karena itu, menjaga kesehatan rongga mulut menjadi bagian penting dalam pengelolaan Diabetes Mellitus," ujarnya.
Ia menambahkan, deteksi dini melalui pemeriksaan gigi secara rutin menjadi langkah efektif untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi mengenai hubungan Diabetes Mellitus dengan penyakit periodontal, mengenali gejala awal penyakit gusi, praktik menyikat gigi yang benar, pemeriksaan kesehatan rongga mulut, konsultasi kesehatan, hingga sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.
Baca juga: Dies Natalis Ke-40 FK UWKS, Aksi Kemanusiaan Donor Darah Himpun 173 Pendonor
Suasana penyuluhan pun berlangsung dinamis. Masyarakat tampak aktif mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari cara merawat gigi bagi penderita diabetes, upaya mencegah penyakit gusi, hingga pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Tingginya partisipasi warga menjadi indikator meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh.
Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai hubungan Diabetes Mellitus dengan penyakit periodontal, pentingnya deteksi dini, cara menjaga kebersihan rongga mulut, serta perlunya pemeriksaan rutin ke dokter gigi sebagai bagian dari pengendalian diabetes.
Baca juga: KKN UWKS Hadirkan Solusi Nyata di Asem Jajar: Dari Cek Kesehatan hingga Cegah Penipuan Online
Selain memberikan edukasi langsung kepada masyarakat, kegiatan ini juga menghasilkan berbagai luaran berupa media edukasi dalam bentuk leaflet, dokumentasi kegiatan, publikasi pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dengan Puskesmas Batang-Batang.
Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan karena dinilai memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan pengetahuan dan membangun budaya hidup sehat di lingkungan masyarakat.
Melalui program ini, FK UWKS kembali menegaskan komitmennya menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan menghadirkan program pengabdian yang berfokus pada pencegahan penyakit, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas kesehatan, khususnya di Kabupaten Sumenep.
Editor : Erwin Muhammad
