Mili.id – Libur sekolah dimanfaatkan banyak orang tua di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, untuk mengajak anak mengikuti latihan pushbike. Selain menjadi aktivitas yang menyenangkan, olahraga sepeda tanpa kayuh ini dinilai mampu mengurangi kebiasaan anak bermain gadget selama masa liburan.
Arena latihan yang digagas komunitas Cakraningrat Pushbike semakin ramai didatangi peserta. Kegiatan yang digelar tiga kali dalam sepekan di halaman Masjid Pragalba, kompleks Pemerintah Kabupaten Bangkalan, menjadi wadah bagi anak-anak usia dini untuk bermain sekaligus berolahraga.
Inisiator Cakraningrat Pushbike, Fery, mengatakan ide membuka latihan bersama berawal dari pengalamannya melatih kedua anaknya sendiri. Setelah video latihan diunggah ke media sosial dan mendapat banyak pertanyaan dari masyarakat, ia memutuskan membentuk komunitas latihan bagi anak-anak di Bangkalan.
Menurutnya, minat masyarakat meningkat pesat selama libur sekolah karena banyak orang tua mencari aktivitas positif bagi anak.
Baca juga: Polres Bangkalan Amankan Tersangka Dalang Penyekapan Satu Keluarga asal Jombang
Salah satu orang tua peserta, Guntur Setiadi, menilai latihan pushbike tidak hanya melatih kemampuan fisik, tetapi juga membangun mental, keberanian, dan kedisiplinan anak. Kegiatan tersebut menjadi alternatif yang lebih sehat dibandingkan menghabiskan waktu di depan layar.
Pendapat serupa disampaikan Raihanata, yang mengaku memilih memasukkan putranya ke latihan bersama agar tidak terus bermain gadget di rumah. Ia melihat anaknya lebih bersemangat karena dapat bermain bersama teman-teman seusianya tanpa merasa terbebani seperti mengikuti latihan formal.
Selain meningkatkan kemampuan motorik, latihan pushbike juga membantu anak belajar bersosialisasi, menumbuhkan rasa percaya diri, dan menikmati aktivitas luar ruangan selama masa libur sekolah.
Editor : Redaksi
