Aksi Bela Palestina, IMM Robek Bendera Israel di Depan Konjen AS

© mili.id

Perobekan bendera Israel yang dilakukan massa aksi di depan Konjen AS.(Foto: DPD IMM for mili.id)

Surabaya - Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) bersama mahasiswa Muhammadiyah Jawa Timur, merobek bendera Israel di depan Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat (AS), Surabaya.

Perobekan bendera Israel itu dilakukan dalam aksi mengecam segala bentuk penyerangan Zionis Israel terhadap masyarakat Palestina.

Demo yang melibatkan ratusan mahasiswa Muhammadiyah ini juga bertujuan untuk mengusir Kedutaan Amerika Serikat dari Indonesia.

Menurut Koordinator Lapangan Koordinator Lapangan Dewan Perwakilan Daerah, (DPD) IMM Jatim, Ali Mustain, AS turut andil dalam mendukung kekuatan militer Israel untuk menjajah Palestina.

"Karena Amerika memberikan kekuatan militer, memberikan sumbangsih untuk menguatkan kekuatan militer dari pada Israel untuk melakuakn penjajagan negara Palestina," seru Ali Mustain, Selasa (07/11) siang.


"Kita mengecam dan mengutuk keras. Kita mengusir kedutaan besar Amerika yang ada di Indonesia," kecam Korlap aksi.

Sementara itu, terdapat 6 tuntutan lain menjadi poin penting atas perlakuan tentara Zionis Israel kepada masyarakat sipil Palestina, yang dibawa oleh massa aksi.

1. Mengecam segala bentuk penyerangan yang dilakukan oleh tentara zionis Israel terhadap masyarakat sipil yang ada di Palestina.
2. Melakukan konsolidasi dan aksi perlawanan terhadap penjajahan Israel kepada Palestina
3. Menegaskan bahwa Amerika Serikat merupakan antek-antek teroris dan zionis Israel yang telah melakukan penyerangan dan pembunuhan terhadap masyarakat sipil di jalur Gaza
4. Mengecam dan mengutuk keras keterlibatan Amerika Serikat (AS) dalam serangan Israel terhdap rakyat Palestina.
5. Memboikot segala bentuk produk yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan Amerika Serikat.
6. Mengusir Duta Besar Amerika Serikat (AS) dari Indonesia yang telah menjadi sekutu dan memberikan bantuan militer terhadap Zionis Israel.

Massa aksi yang dihadiri IMM dan Mahasiswa Muhammadiyah melakukan salat gaib untuk mengirim doa kepada korban meninggal di Palestina.(Foto: DPD IMM for mili.id)Massa aksi yang dihadiri IMM dan Mahasiswa Muhammadiyah melakukan salat gaib untuk mengirim doa kepada korban meninggal di Palestina.(Foto: DPD IMM for mili.id)
Para massa aksi juga melakukan salat gaib sebagai bentuk kepedulian sesama umat muslim dan rasa kemanusiaan.

"Salat gaib bentuk kepedulian kita sebagai umat islam. Ibu-ibu dan anak meninggal. Itu kiriman doa dan bentuk empati dan doa kita," tuturnya.

Ia berharap dengan salat gaib, semoga warga palestina yg terbunuh nantinya diberikan kerahmatan.

Editor : Aris S



Berita Terkait