Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Partai Hanura di Tol Ngawi

Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Partai Hanura di Tol Ngawi © mili.id

Tampak kondisi bagian depan bus yang terguling di Tol Ngawi.(PJR Polda Jatim)

Surabaya - Kecelakaan Bus yang ditumpangi oleh rombongan dari Partai Hanura di ruas Tol KM 554.650 Ngawi itu, diakibatkan sopir kurang menguasai haluan saat akan menyalip truk di depannya.

Bus pariwisata Trans Jaya Nopol W-7401-UO yang mengangkut 50 penumpang tidak berhasil menyalip, lantas oleng hingga terguling, sebabkan 3 orang tewas serta 28 orang luka luka.

Baca juga: Evakuasi Korban Kecelakaan Suramadu Berlangsung, Arus Kendaraan Dialihkan akibat Kemacetan

Wakapolres Ngawi Kompol Achmad Robial, saat di rumah sakit mengatakan, kecelakaan diduga akibat human error kurang hati-hatinya sopir bus.

"Saat ini masih pendalaman penyelidikan baik itu dari CCTV dan saksi-saksi, dugaan awal kelalaian sopir. Sekarang kami fokus dulu untuk perawatan korban," kata Robi, Minggu (4/2/2024).

Baca juga: Bus Rombongan Partai Hanura Terguling di Tol Ngawi, 3 Orang Tewas

Menurut Robi, korban yang meninggal 3 orang (2 meninggal di lokasi) jenazahnya saat ini di RSUD Ngawi, dan 1 meninggal dalam perawatan di RS. Widodo Ngawi.

Baca juga: Senyum Bahagia Warnai Hari Bhayangkara ke-80 Saat Polres Ngawi Layani Ratusan Anak Khitanan Massal

Korban lainnya mengalami luka berat dan ringan, lanjut Robi, saat ini masih dilakukan perawatan oleh dokter di rumah sakit RS Widodo, RSUD Dr Soeroto Kab Ngawi dan RSUD Sragen.

"Korban keseluruhan 31 orang, yang meninggal 3 orang, 28 orang dalam perawatan di rumah sakit," rinci Robi.

Baca juga: Kecelakaan Bus Partai Hanura di Tol Ngawi, Juga Sebabkan 28 Penumpang Terluka

Baca juga: Bus Transjakarta Tabrak Separator, Arus Lalu Lintas MT Haryono Sempat Tersendat

Lebih lanjut senada dengan Robi, dari Kasat PJR Polda Jatim, AKBP Alex Sandy Siregar mengungkapkan. Katanya, saat itu kendaraan bus oleng menabrak median jalan dan terguling hingga menabrak guardil.

"Bus dari arah barat ke timur (Jakarta ke Surabaya) berniat mendahului truk di depannya, namun menabrak median lalu terguling dan terseret sampai menghantam guadril," pungkas AKBP Alex.

Editor : Aris S



Berita Terkait