Penumpang bus keluar sesaat setelah bus terguling di tol Ngawi.(dok/mili.id)
Surabaya - Kecelakaan bus rombongan dari Partai Hanura, di KM 554.600A Tol Ngawi, Minggu (4/2) pagi, mengakibatkan 1 sopir, dan 2 penumpang tewas.
Kecelakaan Bus W -7401- UO terjadi sekitar pukul 06.17 WIB tadi diduga lantaran sopir bus kurang mengusai haluan saat menyalip.
Baca juga: Evakuasi Korban Kecelakaan Suramadu Berlangsung, Arus Kendaraan Dialihkan akibat Kemacetan
Kasat PJR Polda Jatim, AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan 3 korban diantaranya adalah pengemudi bus (sopir), dan dua penumpangnya.
Mereka yakni Catur Pancoro (47), sopir asal Grogol, Tulangan, Sidoarjo meninggal dunia akibat luka berat saat perawatan di Rumah Sakit.
Baca juga: Senyum Bahagia Warnai Hari Bhayangkara ke-80 Saat Polres Ngawi Layani Ratusan Anak Khitanan Massal
Baca juga: Bus Rombongan Partai Hanura Terguling di Tol Ngawi, 3 Orang Tewas
Hadi Umar (21), asal Mojo Lebak Mojokerto dan Aditya Sapulete (38), asal Cungkup, Pucuk, Lamongan, meninggal di TKP.
Baca juga: Bus Transjakarta Tabrak Separator, Arus Lalu Lintas MT Haryono Sempat Tersendat
"Sedangkan, jumlah korban luka ringan dalam laka bus ada 28 orang. Semuanya telah menerima perawatan medis di 3 rumah sakit; di RS. Widodo Ngawi, RSUD Dr Soeroto Ngawi, dan juga di RSUD Sragen," ujar Alex.
Dijelaskan juga oleh Alex, kecelakaan bus terjadi diduga akibat kurang konsentrasinya pengemudi ketika hendak menyalip kendaraan truk di depannya.
"Bus melaju dari arah barat ke timur (Jakarta ke Surabaya) berniat mendahului truk di depannya, namun menabrak median lalu terguling dan terseret sampai menghantam guadril," pungkas AKBP Alex.
Editor : Aris S
