Ziarah ke Tebuireng Jombang, Erick Thohir Berdoa agar Pilpres Berjalan Damai

Ziarah ke Tebuireng Jombang, Erick Thohir Berdoa agar Pilpres Berjalan Damai © mili.id

Erick Thohir ziarah ke makam KH Hasyim Asy'ari dan Gus Dur.(Apriyanto/mili.id)

Caption foto : Erick Thohir ziarah ke makam KH Hasyim Asy'ari dan Gus Dur.(Apriyanto/mili.id)

Ziarah ke Tebuireng Jombang, Erick Thohir Berdoa agar Pilpres Berjalan Damai

Baca juga: Ledakan Diduga Berasal dari LPG, Rumah di Mojoagung Jombang Terbakar, Satu Orang Terluka

Erick Thohir mengaku sengaja berziarah di makam para pendiri NU, di Tebuireng, lantaran berharap Pemilu 2024 yang akan berlangsung tanggal 14 Februari nanti bisa berjalan lancar dan damai.


Jombang - Menteri BUMN pendukung pasangan calon presiden nomor urut 2 Prabowo-Gibran, Erick Thohir, berziarah ke kompleks permakaman Ponpes Tebuireng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Selasa (6/2/2024).

Kedatangan Erick beserta rombongan disambut baik oleh pengurus Ponpes Tebuireng.

Bahkan, Erick sempat bertemu para keluarga Ponpes Tebuireng di ndalem kasepuhan.

Usai berbincang, di dalam ndalem kasepuhan, Erick yang didampingi Tsamara Amany, staf khusus menteri di bidang kebijakan publik, melakukan doa dan tabur bunga di makam KH Hasyim Asy'ari dan Gus Dur.

Baca juga: Puluhan Wartawan Ikuti OKK PWI Jombang, Perkuat Kompetensi dan Etika Jurnalistik di Tengah Perkembangan AI

Ditemui sejumlah jurnalis, Erick mengaku sengaja berziarah di makam para pendiri NU, di Tebuireng, lantaran berharap Pemilu 2024 yang akan berlangsung tanggal 14 Februari nanti bisa berjalan lancar dan damai.

"Berziarah untuk memohon doa agar ke depan Bangsa Indonesia agar lebih baik lagi, dan kita menjaga kebersamaan untuk bangsa dan negara ini," kata Erick.

"Kita ingin pemilu yang damai, dan kita kembali harus konsisten, tidak membuat pemberitaan-pemberitaan yang membingungkan masyarakat, bahkan perpecahan," ujarnya.

Hal ini dikarenakan Indonesia merupakan negara demokrasi, dan perbedaan pilihan merupakan hal yang biasa dalam demokrasi.

Baca juga: Sengketa Kredit Berakhir Damai, Nenek Ngatini Sepakati Pelunasan Utang Rp70 Juta Secara Bertahap

"Tentu negara demokrasi kan bebas memilih. Dan tentu saya ada pilihan ya. Dan saya sudah sampaikan pilihan saya itu siapa," lanjutnya.

Ia menyebut pilihan yang diambilnya dengan mendukung pasangan Prabowo-Gibran merupakan bentuk kepastian untuk menjaga keberlangsungan tampuh kepemimpinan usai dipegang Jokowi.

"Tentu, saya untuk menjaga supaya kepastian, bahwa keberlanjutan ini, berjalan. Dan apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah hari ini, apakah komitmen pak Jokowi, bicara mengenai undang-undang pesantren, hari santri," kata Erick.

Editor : Aris S



Berita Terkait