RS Gatoel milik PT Nusantara Medika Utama yang bermitra dengan PT Pertamina Bina Medika Indonesia Healthcare Corporation ( Pertamina IHC) ini, terbakar tepat saat waktu sahur tiba, Kamis (7/3/2024). Foto : (Nana/mili.id)
Mojokerto - Gedung perkantoran dan arsip di Rumah Sakit Gatoel di Jalan Raden Wijaya, Kota Mojokerto terbakar, Kamis (21/3/2024). Diduga api muncul lantaran adanya konrleting listrik.
Akibatnya seluruh bangunan dan seluruh arsip di lantai dua rumah sakit milik PT Nusantara Medika Utama yang bermitra dengan PT Pertamina Bina Medika Indonesia Healthcare Corporation ( Pertamina IHC) ini, hangus terbakar.
Baca juga: Residivis Curanmor Ditangkap Saat Berburu Target, Polisi Ungkap Empat Lokasi Aksi Pelaku
PJ Wali Kota Moh Ali Kuncoro saat di lokasi mengatakan, dari hasil pemeriksaan titik api berasal dari ruangan arsip dan perkantoran yang ada di lantai dua. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya ada empat petugas dan satu pemadam yang mengalami sesak nafas.
"Pada saat cek tinjau ternyata hanya ada dua ruangan yang terdampak, yakni gedung arsip dan ruang administrasi. Alhamdulillah dalam satu jam sudah bisa dipadamkan, hanya ada empat oranh yang sesak nafas, dan satu pemadam tangannya tertusuk paku. Tapi sudah mendapatkan perawatan semua," ujar Mas PJ.
Sementara terkait pelayanan RS terhadap pasien dipastikan Mas PJ tidak terdampak. Lantaran yang terbakar hanyalah ruang perkantoran dan administrasi. Meski begitu Pemkot Mojokerto telah melalukan mitigasi dengan menyiapkan faskes terdekat.
"Pasien tidak terdampak, Alhamdulillah. Karena gedung yang terbakar itu di atas. Jadi untuk pasien Alhamdulillah tidak terdampak," tegas Ali Kuncoro.
Baca juga: Kapolres Mojokerto Kota Ajak Ojol, PKL dan Tukang Becak Jadi Mitra Menjaga Kondusivitas Kota
Kebakaran hebat ini sendiri terjadi sekitar pukul 02.30 WIB dan diketahui Hartono petugas keamanan saat membangunkan petugas lain untuk sahur melalui telepon.
Namun, saat itu ada petugas lain Heri datang untuk mengambil makan sahur dan melihat kepulan asap disusul dengan api yang terus membesar.
Meski telah berusaha dipadamkan dengan apar, api tak bisa dipadamkan dan akhirnya memanggil damkar.
Baca juga: Polres Mojokerto Kota Antisipasi Dini Peredaran Vape Narkoba, Gandeng Vape Store hingga Sekolah
"Tiga satpam dan Mas Heri naik memadamkan api, habis 15 Apar tapi tidak padam, akhirnya menghubungi PMK, Polres, dan PLN," ujarnya.
Satu jam kemudian api berhasil dipadamkan, setelah lima unit mobil pemadaman kebakaran dari berbagai elemen dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang semakin membesar.
Editor : Achmad S
