Hearing terkait PTM antara Komisi D dengan pihak terkait/Foto:mili/roy
Mili.id - Persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Pahlawan sudah mulai dimatangkan dengan digelarnya hearing antara Komisi C DPRD Kota Surabaya dengan pihak terkait, Rabu (5/1).
"Ini kan kita melaksanakan persiapan (PTM), nanti PTM bertahap mulai 50% dulu, lalu kita evaluasi sesuai kondisi perkembangan penyebaran virus." Kata Yusuf Masruh, Kepala Dinas Pendidikan Surabaya.
Baca juga: SPMB 2026, DPRD Surabaya Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah
Di samping itu, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap kondisi anak yang ikut PTM selama tiga bulan.
"Tiga bulan itu tidak mengikat dengan kondisi saat itu, (dengan) penyebaran perkembangan covid 19." ujar dia.
Ia menegaskan, bahwa semua sekolah sudah siap melaksanakan PTM, kendati begitu ia menggaris bawahi bahwa PTM 100 persen itu adalah kapasitas, bukan jumlah siswa.
Baca juga: Momen Komisi D DPRD Surabaya Sidak MPLS, Berikut Catatan Mereka
Untuk pelaksanaan PTM, Pihaknya juga mengklaim sudah berkoordinasi dengan kepala sekolah dengan menyiapkan tahapan PTM mulai 50 persen dan akan evaluasi, baik ruang kelasnya, jaraknya di asesmen 75% - 100%.
"Jadi kita mencari yang terbaik bagi anak didik kita." terang dia.
Baca juga: Geramnya DPRD Surabaya Lihat Bangunan di Kawasan Cagar Budaya Darmo Diratakan
Sebab lanjutnya, semua anak didik harus sekolah dengan tatap muka, sambil konsultasi permasalahan waku daring dengan asesmen ulang serta mengkaji kapasitas ruang kelas.
"Jarak itu kan satu meter, kalau dulu daya tampung, misal daya tampung 32 siswa nanti kalau dengan pola jarak satu meter nanti isinya berapa? Mungkin ada yang 16 atau 12 siswa." beber dia.
Editor : Redaksi
