Truk muatan ratusan karton teh pucuk terguling di depan SPN (Sekolah Polisi Negara) Polda Jatim, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Rabu (24/4/2024). Foto : (nana/mili.id)
Mojokerto - Truk bermuatan 18 ton karton teh pucuk terguling di depan SPN (Sekolah Polisi Negara) Polda Jatim, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Rabu (24/4/2024).
Kecelakaan tunggal ini mengakibatkan seluruh muatan tumpah ke badan jalan dan sempat menyebabkan kemacetan panjang dari arah Mojosari menuju Mojokerto Kota sekitar pukul 01.00 WIB.
Baca juga: Baru Bebas Tiga Bulan, Residivis Curanmor Kembali Beraksi di Empat Lokasi
Muhammad Mi'an pengemudi truk menjelaskan jika dirinya berangkat dari Pasuruan dengan tujuan Kabupaten Blitar.
Namun, sesampainya di lokasi, warga Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan ini menyebutkan tiba-tiba ada kendaraan pribadi yang menyalip dari sisi kiri. Akibatnya, Mi'an membanting stir ke kanan dan menabrak separator tengah jalan.
"Dari arah timur mau ke arah Blitar kirim ke gudang. Ada mobil mendahului dari kiri saya kaget terus banting setir ke kanan," katanya.
Sopir truk nopol AG 9044 RL ini juga menyebutkan, saat peristiwa kecelakaan tunggal ini lampu penerangan jalan di depan SPN dalam kondisi gelap. Hingga menyebabkan penglihatannya terbatas.
Baca juga: Tergiur Ritual Penggandaan Uang, Warga Kehilangan Rp22 Juta di Mojokerto
"Nggak ada penerangan sama sekali tidak kelihatan ini kalau ada pembatas," aku warga Kecamatan Bangil, Pasuruan ini.
Beruntung, dalam insiden tersebut tak sampai menimbulkan korban jiwa. Lantaran, di lokasi dalam kondisi sepi dari pengguna jalan yang lain.
"Saya sendirian gak ada korban, nggak luka," tutupnya.
Baca juga: Pemkot Mojokerto Gandeng 30 Penyedia Makan Minum, Harga Nasi Kotak Ditetapkan Lewat Kontrak Payung
Hingga pukul 08.00 WIB proses evakuasi dihentikan karena kondisi jalan raya yang cukup ramai mengingat pada saat itu merupakan jam kerja.
Sementara itu, Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto yang meninjau langsung proses evakuasi menerangkan, proses evakuasi harus dihentikan dengan memindah bodi truk ke bahu jalan.
"Kita evakuasi dengan meminggirkan kendaraan karena kepentingan bersama, untuk mendahulukan pengguna jalan dari arah kedua," pungkasnya.
Editor : Aris S
