Tangkapan layar video viral pasangan mahasiswa UINSA Surabaya mesum di kampus
Surabaya - Dua video berisi dua pasangan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya mesum di kampus, viral dan bikin geger dunia maya.
Dua video tersebut viral sejak Selasa (12/5/2024) petang kemaren. Petinggi UINSA telah menyelidiki video tersebut.
Baca juga: Aliansi Kalijudan Bersih, Desak Pengurus LPMK Mundur dan Dugaan Pungli Diusut Tuntas
Video pertama yang berdurasi 18 detik menampilkan pasangan mahasiswa mesum di belakang gedung Fakultas Dakwah, Kampus A UINSA Jalan Ahmad Yani, Surabaya.
Sedangkan video lain berdurasi 24 detik, tampak sepasang mahasiswa terlihat mesum di gedung lantai saat malam hari, di Kampus B UINSA, Fakultas Saintek dan Fahum, Gunung Anyar, Surabaya.
"Ada dua kejadian tindakan mesum di kampus. Satu video berlokasi di Kampus 2 (B) Gunung Anyar. Serta satu lagi di Kampus 1 (A)," jelas salah satu mahasiswa UINSA, Atok melalui ponsel, Jumat (17/5/2024).
Tangkapan layar video viral pasangan mahasiswa UINSA Surabaya mesum di kampus
Menurutnya, video viral tersebut telah mencoreng nama baik kampusnya. Sehingga, dirinya berharap oknum pasangan mahasiswa tersebut disanksi.
"Video yang pertama muncul viral itu berlokasi di kampus 1, belakang gedung Dakwah. Tersebar Selasa (12/5) petang. Setelah kegiatan mahad," ungkap Atok.
"Lalu video kedua, tersebar di hari Rabu-nya. Yang berlokasi di kampus 2, dalam gedung Fakultas Saintek dan Fahum," tambah Mahasiswa Ushuluddin itu.
Sementara Wakil Rektor III UINSA Surabaya, Abdul Muhid membenarkan video tersebut. Katanya, sekarang masih dilakukan investigasi.
"Kejadian itu masih proses investigasi. Kalau lihat gedungnya itu diambil dari jarak jauh. Dan gedungnya seperti di UINSA, di Kampus Gunung Anyar," ungkap Abdul Muid.
Baca juga: Pemkot Surabaya Tertibkan Bangli Demi Lindungi Aset Daerah Strategis
Muid menjelaskan bahwa dirinya sudah mengantongi identitas pasangan mahasiswa tersebut. Bahkan pihak kampus sudah menyiapkan sanksi.
"Kita sedang rapat dan proses mendalam. Dalam proses kita punya kode etik mahasiswa. Terdapat pasal-pasal di situ pelanggaran apa. Saat ini masih ditelaah Senat UINSA secara etik," pungkas Muid.
Editor : Narendra Bakrie
