UC Surabaya Gelar Pameran Berkonsep Perpetale dalam Peringatan Hari Buku Nasional

UC Surabaya Gelar Pameran Berkonsep Perpetale dalam Peringatan Hari Buku Nasional © mili.id

Salah satu yang berkonsep puzzle guna menarik minat baca anak.(Wendy/mili.id)

Surabaya-Dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional yang jatuh pada 17 Mei, Universitas Ciputra (UC) Surabaya menggelar pameran tugas akhir Program Studi Visual Communication Design (VCD) 2024, dengan konsep PERPETALE (Perpetual dan Tale), di Mal Ciputra World Surabaya, Jumat (17/05/2024) siang.

Dosen VCD UV dan ketua pelaksana pameran, Evan Raditya Pratomo S Des M Ds mengatakan, secara harfiah konsep yang digelar selama tiga hari mulai 17-19 Mei 2024 memiliki arti kisah yang abadi.

Baca juga: Satreskrim Polrestabes Surabaya Borong Enam Penghargaan Hari Bhayangkara ke-80

"Buku ini kan sumber ilmu, sumber data dan sumber informasi. Jadi kami ingin, anak-anak ketika mencari referensi mereka tidak hanya mengandalkan internet, dan sangat penting bagi kita untuk mengedukasi mereka tentang keabsahan sumber yang mereka cari, salah satunya lewat buku," katanya, Sabtu (18/05/2024).

Evan menyebut, saat ini banyak mahasiswa memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) dalam kehidupan sehari-hari. Dimana cara kerja AI sendiri menurut Evan menggunakan data base.

"Kalau AI bisa seperti itu, kenapa anak-anak sekarang kok tidak bisa. Jadi kita mengangkat kembali isu awarness di era digital saat ini masih sangat penting keabsahan sebuah informasi lewat buku," sebutnya.

Baca juga: Eks Bankir Tipu Nasabah, Deposito Bodong Telan Rp5 Miliar

Dalam pameran ini, hampir 50 persen karya tugas akhir yang dipamerkan merupakan buku fiksi dan non-fiksi, mencerminkan kekuatan narasi dan kisah abadi dalam dunia desain komunikasi visual.

Pameran ini menjadi ajang bagi para mahasiswa VCD untuk memamerkan karya terbaik mereka, termasuk peluncuran buku-buku karya mahasiswa dan dosen VCD yang didukung oleh Library UC.

Total ada sekitar 15 buku karya mahasiswa yang juga diluncurkan. Misalnya buku Otto Mengenal Emosi, buku bergambar sebagai sarana pengenalan emosi untuk anak dengan ADHD.

Baca juga: Sheraton Surabaya Hadirkan School Holiday Edukatif Bersama Gramedia untuk Keluarga

Selain itu ada pula, Narendra Dawn of the Shattered World merupakan novel yang mengadaptasi kisah pewayangan dengan tokoh utama Narendra dalam perjalanannya bersama ke-empat saudaranya untuk mendapatkan berkat dari Batara guna menghilangkan kutukan yang dimiliki oleh Ibu mereka.

"Harapannya anak-anak bisa menggunakan AI, tapi mereka bisa mempertanggungjawabkan apa yang mereka buat. Karena kami ingin AI ini sebagai sebuah sistem mahasiswa untuk berkarya," pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait