Penembak Misterius Juga Beraksi di Surabaya, Seorang Pria Terluka

Penembak Misterius Juga Beraksi di Surabaya, Seorang Pria Terluka © mili.id

Peluru yang ditemukan di sekitar lokasi. Foto: Istimewa Polsek Wiyung

Surabaya – Aksi teror penembakan dengan peluru plastik melukai warga di Kota Surabaya, Senin (21/5/24) lalu.

Peristiwa itu hampir sama dengan yang kejadian di gerbang Tol Waru, Sidoarjo, Selasa (21/5) dini hari, hingga seorang sopir truk menderita luka.

Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun

Baca juga: Penembak Misterius Beraksi di Jalan Tol Waru dan Sidoarjo

Kapolsek Wiyung, Kompol Slamet Agus Sumbono mengatakan, peristiwa itu menimpa Kusharto (61), warga Babatan, Surabaya terjadi sekitar pukul 05.00 WIB di depan rumahnya.

Saat itu, korban memunguti sampah serta hendak mengembalikan gerobak sampah, di TPA Babatan, saat perjalanan pulang, tepat di rumahnya dia ditembak menggunakan peluru plastik dari dalam mobil.

"Ditembaknya korban terjadi saat akan pulang ke rumahnya. Jadi, ketika korban menyebrangi jalan dia dipepet pinggir Jalan Raya Babatan dan ditembak dari dalam mobil," kata Kompol Agus saat dikonfirmasi, Jumat (24/5/24) pagi.

Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif

Kompol Agus mendapat laporan tersebut, lantas mendatangi rumah korban untuk mengumpulkan informasi. korban mengaku ditembak seseorang misterius dari dalam mobil berwarna hitam.

"Jarak tembakanya sekitar 3 sampai 5 meter- an, kaca yang penumpang di tengah dibuka, nembak dua kali di pinggang. Pelurunya plastik," jelasnya.

Korban sendiri tidak melihat nomor polisi yang dikendarai oleh pelaku tersebut ketika kejadian. Sebab, pria itu langsung kesakitan di bagian pinggangnya terluka, setelah ditembak.

Baca juga: Cegah Jukir Tidak Resmi, Dishub Surabaya Tempel Foto Petugas di 819 Titik Parkir

"Dia (korban) berteriak, rasanya panas katanya di pinggang, tapi enggak ada yang menolong soalnya masih masih sepi. Ketika pulang dilihat, pinggangnya sudah memar ada di dua titik," rinci Agus.

Merespon kejadian tersebut, Polsek Wiyung saat ini melakukan proses penyelidikan. Serta mencari bukti petunjuk berupa CCTV di sekitar lokasi TKP.

"Kejadian tidak ada saksi sama sekali. Lalu untuk CCTV juga masih kita cari, kami sudah susuri. Mohon doanya agar pelakunya cepat tertangkap," tutup Agus.

Editor : Aris S



Berita Terkait