Pasar Jadoel Kota Mojokerto: Tampilkan Produk UMKM, Dongkrak Ekonomi Lokal

Pasar Jadoel Kota Mojokerto: Tampilkan Produk UMKM, Dongkrak Ekonomi Lokal © mili.id

Pj Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro mengunjungi Pasar Jadoel Prajuritkulon (Foto: Dok. Diskominfo Kota Mojokerto)

Mojokerto - Ekonomi di Kota Mojokerto semakin bertumbuh di tengah masyarakat.

Geliat ekonomi lokal hadir dengan konsep Pasar Jadoel di Lapangan Selatan Rusunawa Cinde, Kecamatan Prajuritkulon.

Baca juga: Pemkot Mojokerto Gandeng 30 Penyedia Makan Minum, Harga Nasi Kotak Ditetapkan Lewat Kontrak Payung

Sebelumnya, Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro meresmikan Pasar Kampung Pecinan pada (6/7/2024) lalu dengan kehadiran 60 stand, mulai kuliner khas Kota Onde-onde, chinese food, makanan khas jawa timur, sampai minuman kekinian.

Kali ini, Pasar Jadoel yang diinisiasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Prajurit menampilkan berbagai produk UMKM Kelurahan Prajuritkulon.

Selain makanan, minuman hingga kerajinan tangan dan alas kaki, Pasar Jadoel ini juga menampilkan berbagai seni budaya seperti pertunjukan musik tradisional.

“Pasar Jadoel ini bukan hanya sebagai wadah untuk jualan, tetapi juga sebagai upaya melestarikan tradisi dan memperkenalkan kekayaan budaya kita kepada generasi muda,” terang Mas Pj-sapaan Ali Kuncoro, Minggu (29/7/2024).

Baca juga: Bukan Juara Utama, Tapi Prestasi Christopher Kevin Yuwono Bikin Namanya Makin Bersinar

Mas Pj berharap, kehadiran Pasar Jadoel ini mampu menjadi daya tarik wisata dan pusat keramaian baru di Kota Mojokerto. Sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal.

“Kegiatan positif seperti ini harus kita dukung, Pokdarwis harus terus menggali dan membuat strategi bagaimana mengemas potensi lokal bisa menjadi daya tarik destinasi wisata di Kota Mojokerto. Terus semangat, dan memberikan dampak positif untuk masyarakat," ungkapnya.

Sementara Lurah Prajuritkulon, Muhamad Nurhadi mengatakan, Pasar Jadoel ini akan diadakan setiap satu bulan sekali. Di mana setiap pelaksanaan jual beli tersebut akan menghadirkan kesenian-kesenian tradisional untuk menarik pengunjung.

Baca juga: Dari Panggung Gus Yuk 2026, Kota Mojokerto Titipkan Misi Promosi Pariwisata ke Generasi Muda

"Ke depan selain kita hadirkan kesenian tradisional, juga akan kita hadirkan dulinan (permainan) tempo dulu. Sehingga anak-anak dapat mengenal dan bermain permainan-permainan tradisional yang saat ini jarang dimainkan," tambahnya.

Nurhadi menyebut, pada pembukaan perdana Pasar Jadoel Prajuritkulon ini ada sekitar 54 stand UMKM yang terlibat.

"Yang terdiri dari 34 UMKM Kelurahan Prajuritkulon dan sisanya, 20 UMKM binaan Diskopukmperindag Kota Mojokerto," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait