Dirut Perumda Perkebunan Jember Kahyangan Sofyan Sauri (Hatta for Mili.id)
Jember - Perumda Perkebunan Kahyangan Jember sejak Oktober 2021 lalu sampai sekarang, mengalami kerugian mencapai kurang lebih Rp 671 juta.
Namun demikian menurut Dirut Perumda Perkebunan Jember Kahyangan Sofyan Sauri jika nilai kerugian itu lebih kecil dibanding sebelum dirinya menjabat.
Baca juga: Aston Jember Sajikan Sensasi Street Food Jepang Autentik
"Sejak saya menjabat, saya berusaha untuk mengurangi nilai kerugian perusahaan. Sehingga pada tahun 2022 lalu, kami berhasil memperkecil nilai kerugian dibandingkan tahun 2021," kata Sofyan, Senin (16/9/2024).
Dipaparkan Sofyan jika dari kerugian Rp 1.422.209.357, turun menjadi Rp 700.244.843, sedangkan pada tahun 2023 lalu, pihaknya kembali dapat memperkecil nilai kerugian sebesar kurang lebih Rp 671.616.869.
Namun demikian, lanjutnya, meskipun mengalami kerugian perusahaan yang nilainya cukup fantastis itu, namun untuk bentuk perhatian terhadap karyawan, diungkapkan oleh Sofyan jika dirinya berhasil menaikkan gaji karyawan sebesar 80 persen.
Baca juga: Partisipasi Peserta dari 16 Kota di Jawa dan Bali di Event Tahunan Aston Jember
"Upaya yang kami lakukan di tahun 2024 ini, dengan dibuatkan remunerasi (imbalan dari perusahaan). Dengan mempertimbangkan strata jabatan dan tabel gaji yang mengacu pada tabel gaji ASN tahun 2024," ucapnya.
Terkait kondisi kerugian perusahaan yang dialami, kata Sofyan, berasal dari sejumlah permasalahan dan bahkan pada 2020 hampir pailit, hingga dilakukan penurunan gaji sebanyak 70 persen.
"Alhamdulillah, Agustus kemarin kami berusaha untuk mengembalikan hak-hak mereka walupun belum 100 persen,” ulasnya.
Baca juga: Ketua MAKI Jatim Apresiasi Pemenang Kompetisi Fun Run 5K di Jember
Berdasarkan data capaian itu, lanjutnya, dari jabatan yang disandangnya selama tiga tahun ini perusahaan juga telah mengantongi sertifikat ISO 9001 : 2015, sejak tahun 2023 dan sertifikasi halal didapatkan tahun 2022 lalu.
“Perusahaan juga sudah menggunakan sistem cashless dan cashmanagement sejak tahun 2022,” tandasnya.
Editor : Aris S
