Remaja Perempuan di Sidoarjo Jadi Korban Bullying, Polisi Turun Tangan

Remaja Perempuan di Sidoarjo Jadi Korban Bullying, Polisi Turun Tangan © mili.id

Lokasi remaja perempuan di Sidoarjo dibully (Foto: Ist)

Sidoarjo - Remaja perempuan yang menjadi korban bullying di Sidoarjo akhirnya membuat laporan polisi ke Polsek Taman.

Video aksi perundungan yang dilakukan sejumlah remaja perempuan itu viral di media sosial (medsos).

Baca juga: fave hotel Sidoarjo Gelar “Yoga & Bloom”, Gabungkan Yoga, Edukasi Kesehatan Wanita, dan Healthy Breakfast

Panit Reskrim Polsek Taman, Ipda Andri Tri Sasongko mengatakan, setelah diselidiki, lokasi bullying berada di samping sebuah restoran Jalan Raya Beringin Kulon, Taman, Sidoarjo.

"Jadi terkait di media sosial yang viral itu, terkait adanya korban anak perempuan yang dikeroyok beberapa perempuan, setelah kita selidiki itu TKP-nya sebelah Mie Gacoan Citra Harmoni," beber Andri, Kamis (5/12/2024).

Menurut keterangan korban, perundungan terjadi pada Sabtu (30/11/2024) malam.

"Kejadiannya itu Sabtu (30/11/2024) malam. Informasinya korban ada tiga, terus yang ikut kelompok mereka itu ada tujuh. Pelajar SMA," ungkapnya.

Andri menyebut bahwa kasus tersebut telah dilimpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo, mengingat korbannya merupakan seorang perempuan dan masih berstatus pelajar.

"Karena statusnya masih pelajar, sehingga tadi kita koordinasikan dengan Unit PPA Polresta Sidoarjo," terangnya.

Baca juga: Masifkan Gerakan Ketahanan Pangan, Polisi di Kecamatan Tarik Dampingi Petani

Sementara Khalim, salah satu warga sekitar menjelaskan, saat itu ia sempat melihat gerombolan remaja cewek sedang berada di lokasi kejadian.

"Sore lah, kira-kira sebelum Isya'. Awalnya sih ada kumpul-kumpul beberapa orang, cuma gak tau ada permasalahan apa," ungkap dia.

Ia sempat mengetahui ada beberapa pelaku yang pergi meninggalkan lokasi kemudian tak berselang lama ia kembali. Namun, saat insiden pengeroyokan itu ia tak mengetahui.

"Dua orang pergi, terus kembali lagi. Gak pakek identitas (seragam). Iya itu (Mie Gacoan) kumpulnya anak-anak pelajar," pungkasnya.

Baca juga: Kabupaten Sidoarjo Kembali Raih Opini WTP, 13 Kali Berturut-turut

Berdasarkan potongan video berdurasi 1 menit 20 detik tersebut, para pelaku tidak hanya melakukan kekerasan secara verbal, tapi juga kekerasan fisik kepada korban.

Korbannya mengenakan baju lengan panjang coklat dengan motif garis-garis. Remaja perempuan berkerudung dan bertopi yang berdiri di depannya tiba-tiba memukul tepat di wajahnya.

Kemudian pelaku lain turut membentak-bentak korban dan terlihat korban dipukul lagi di bagian wajah hingga beberapa kali. Bahkan korban yang terpojok ini ditendang hingga tubuhnya menabrak tembok.

"Mangkane opo-opo iku digolek i sek informasine (makanya apa-apa itu dicari dulu informasinya)," ucap perempuan berkerudung sembari melayangkan pukulan lagi ke wajah korban.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait