Eri Ingin Kembalikan Marwah Surabaya Kota Santri. Ini Kata Bamusi Surabaya

Eri Ingin Kembalikan Marwah Surabaya Kota Santri. Ini Kata Bamusi Surabaya © mili.id

Abdul Ghoni Muklas Ni'am

Mili.id - Langkah Walikota Surabaya, Eri Cahyadi yang ingin mengembalikan Surabaya sebagai kota santri direspon positif Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Surabaya, Abdul Ghoni Muklas Ni'am.

"Ini menarik, mengingat momentum hari santri nasional yang dicetuskan di Kota Surabaya yang berhubungan erat dengan resolusi jihad." kata Ghoni, Selasa (10/5).

Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi

Untuk mengembalikan marwah itu, Ghoni mendorong Pemkot mensuport TPQ dan  pondok pesantren, serta warga Surabaya yang mondok di luar daerah. "Harus disuport juga, biar nantinya mereka menimba ilmu bisa ditransformasikan ke dalam kota Surabaya.

Tidak hanya itu, Ghoni mendorong Pemkot memberikan atensi atau perhatian lebih serius ke pondok pesantren baik infrastruktur maupun bentuk lainnya. Seehingga transfer nulige kegiatan belajar nyaman tanpa kurang apapun.

Di samping itu, Ghoni menekankan, TPQ yang jumlahnya hampir ribuan perlu ada atensi tersendiri. "Termasuk dibuatkan kurikulum melalui pengawalan dari temen-temen Dinas Pendidikan maupun Departemen Keagamaan." papar Ghoni.

Ghoni menjabarkan, sebagai kota toleran, para santri nantinya diharapkan dapat mentransformasikan keilmuan secara konkrit dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun

"Contoh dalam beragama bisa membentuk dirinya sebagai insan kamil, jadi manusia sempurna dengan budi pekertinya atau akhlak nya." tutur Ghoni.

"Sehingga kota ini jadi kota baldatun warobbun ghofur, kota yang mendapat manfaat." terang Sekretaris F-PDIP tersebut.

Dengan demikian, tegas Ghoni Surabaya bener-bener jadi percontohan bagi kota lainnya. Karena di kota pahlawan, satu-satunya kota dalam satu perumahan terdapat 5 tempat ibadah.

Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif

"Itu mencerminkan kota ini penuh toleran. Saya berharap dengan keberadaan santri Ibisa memberikan kepeloporan wajah baru sehingga islam memberikan kenyamanan dan kegembiraan dan kasih sayang." demikian Ghoni.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melantik pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Surabaya periode 2021-2025, Senin (25/4). Eri ingin mengembalikan marwah Surabaya sebagai Kota Santri.

Editor : Redaksi



Berita Terkait