Kecelakaan yang melibatkan Kereta Api Commuter Line (KACL) Jenggala dengan truk muatan kayu gelondongan.
Gresik, mili.id - Abdillah Ramdan, asisten masinis Kereta Api Commuter Line (KACL) Jenggala, dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami kritis dan menjalani perawatan di rumah sakit.
Sementara sang masinis, Purwo Pranoto mengalami luka pendarahan di bagian organ dalam dan kini tengah dirawat di RS Semen Gresik.
Baca juga: Pesawat Amfibi Jatuh dan Terbakar di Perairan Washington, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi
Kedua korban ini, merupakan korban kecelakaan yang melibatkan Kereta Api Commuter Line (KACL) Jenggala dengan truk muatan kayu gelondongan terjadi di pelintasan wilayah Kelurahan Tenggulunan, Kebomas, Gresik, Selasa (8/4/2025) malam.
"Betul, asisten masinis meninggal dunia. Sementara masinis luka dan menjalani pengobatan," kata Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, Rabu (9/4/2025).
Kecelakaan ini diduga disebabkan bagian belakang truk membentur kereta yang melintas dengan kecepatan tinggi.
Kereta yang terlibat kecelakaan adalah Kereta Api CL Jenggala (470).
Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.35 WIB, di jalan pelintasan langsung (JPL ) 11 kilometer 7+600/700 yang tak memiliki palang pintu di petak jalan antara Stasiun Indro-Kandangan, Gresik.
Usai kejadian tersebut, lokomotif kereta pun mengalami ringsek parah akibat benturan dengan truk.
Akibatnya, masinis dan asisten masinis yang berada di belakang kemudi pun terjepit kabin lokomotif yang ringsek.
Baca juga: Truk Tangki Diduga Rem Blong, Tabrak Tiga Kendaraan di Wonosobo, Sopir Tewas
Sementara itu, truk yang terlibat diketahui adalah truk Nissan bernopol W 8708 US yang dikemudikan Majuri warga Lamongan.
Truk trailer itu tengah mengangkut kayu log dari PT Jatisari di Tenggulunan Gresik dan akan menuju Desa Kepatihan, Menganti.
Saat ini, kecelakaan tersebut tengah ditangani pihak kepolisian.
Editor : Aris S
