BASARNAS Luncurkan Program Literasi SAR bagi pelajar di Kota Malang

BASARNAS Luncurkan Program Literasi SAR bagi pelajar di Kota Malang © mili.id

Kantor SAR kelas A Surabaya mengenalkan budaya sadar keselamatan di kalangan pelajar

Surabaya-mili.id - Dalam upaya mengenalkan budaya sadar keselamatan di kalangan pelajar Kantor SAR kelas A Surabaya berkoordinasi dengan SLTP Negeri 3 dan SLTA Negri 8 kota malang.

Program ini digagas Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., sebagai upaya menanamkan kesadaran keselamatan sejak dini di lingkungan sekolah dan mempersiapkan mental anak-anak sekolah agar mampu menghadapi kemungkinan keadaan darurat.

Baca juga: SSB HAUS Soccer Kembali Cetak Talenta, Muhammad Wira Dipanggil Bela Tim Nasional Pelajar Indonesia di Vietnam

"Sekolah Literasi SAR dimaksudkan untuk mempersiapkan anak-anak sekolah agar mampu menghadapi kemungkinan keadaan darurat secara mandiri, Mereka juga diharapkan dapat menolong teman-temannya ." ujar nanang

Menurut Nanang, dipilihnya SLTP Negeri 3 dan SLTA Negeri 8 kota Malang dapat menjadi contoh baik dalam penerapan Sekolah literasi SAR di Jawa Timur.

“Tujuan dari Kerja Sama ini adalah penerapan pembelajaran ilmu SAR yang diwujudkan dalam bentuk Sekolah Literasi SAR dan dapat dijadikan bagian dari kurikulum silabus sekolah dan juga dapat diterapkan di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Baca juga: Dua Pelajar Pelaku Pembacokan di Palmerah Ditangkap Saat Mengikuti Ujian Sekolah

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) berlangsung, pada Rabu (17/9/2025), di SLTP Negeri 3 kota Malang ini sekaligus menjadi momentum peluncuran program Sekolah Literasi SAR.

Acara penandatanganan dan peluncuran dihadiri Direktur Bina Potensi BASARNAS, Asisten I Wali Kota Malang, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, anggota Komisi D DPRD Kota Malang, Kabag Ops Polresta Malang, Dandim 0833, serta Danlanal Malang, Turut hadir pula Kalaksa BPBD Kota dan Kabupaten Malang, perwakilan Damkar, PMI, serta sejumlah perwakilan sekolah di kota malang.

Baca juga: Polda Jateng dan BPOM Bongkar Sindikat Pabrik Obat Terlarang Jenis Ini

Dalam skenario simulasi gempa, siswa-siswi SLTP Negeri 3 Kota Malang memperagakan langkah penyelamatan diri, mulai dari berlindung di bawah meja saat gempa, keluar kelas dengan tertib menuju titik kumpul, hingga memberikan pertolongan pertama kepada teman yang seakan-akan menjadi korban terluka.

Kegiatan memperlihatkan bahwa pendidikan kedaruratan sejak dini adalah kunci dalam membangun generasi yang siap siaga menghadapi setiap situasi dan memberi gambaran nyata tentang pentingnya disiplin dan keterampilan dasar penyelamatan.

Editor : Erwin Muhammad



Berita Terkait