Prabowo Setujui Pengurangan Program MBG Jadi 5 Hari, Istana Ungkap Alasan Efisiensi

Prabowo Setujui Pengurangan Program MBG Jadi 5 Hari, Istana Ungkap Alasan Efisiensi © mili.id

Pemerintah membuka peluang pengurangan frekuensi program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah Presiden Prabowo Subianto menyatakan persetujuannya terhadap skema efisiensi yang diusulkan.

Mili.id - Pemerintah membuka peluang pengurangan frekuensi program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah Presiden Prabowo Subianto menyatakan persetujuannya terhadap skema efisiensi yang diusulkan. Kebijakan ini disebut sebagai bagian dari upaya penghematan anggaran negara tanpa menghentikan program tersebut.

Juru Bicara Istana, Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa keputusan terkait pengurangan pelaksanaan MBG akan segera diumumkan dalam waktu dekat, kemungkinan pada akhir pekan ini.

Baca juga: Prabowo Resmi Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Tekankan Loyalitas kepada NKRI

Dilansir dari Detik, Rencana efisiensi ini sebelumnya diusulkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN), dengan opsi mengurangi distribusi makanan dari enam kali menjadi lima kali dalam seminggu. Langkah tersebut diperkirakan mampu menghemat anggaran hingga sekitar Rp40 triliun per tahun, meski angka itu masih bersifat perhitungan awal.

Baca juga: Prabowo Akui Kopdes Merah Putih Masih Banyak Kekurangan, Janji Operasional Terus Dibenahi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pengurangan ini bukan berarti pemangkasan sepihak oleh pemerintah, melainkan hasil evaluasi internal dari BGN yang menilai masih ada ruang efisiensi dalam pelaksanaan program.

Baca juga: Prabowo Pimpin Panen Raya TNI, Khofifah: Jawa Timur Pilar Ketahanan Pangan Nasional

Meski frekuensinya berkurang, pemerintah memastikan program MBG tetap berjalan sebagai salah satu program prioritas untuk meningkatkan gizi masyarakat. Kebijakan ini sekaligus menunjukkan upaya pemerintah menyeimbangkan antara keberlanjutan program sosial dan pengelolaan anggaran yang lebih efisien.

Editor : Redaksi



Berita Terkait