Enam pendaki yang sempat dilaporkan tersesat di kawasan Gunung Lamari, Kecamatan Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah operasi pencarian intensif oleh tim SAR gabungan.
Mili.id – Enam pendaki yang sempat dilaporkan tersesat di kawasan Gunung Lamari, Kecamatan Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah operasi pencarian intensif oleh tim SAR gabungan.
Dilansir dari Detik, Peristiwa ini bermula pada Minggu (12/4/2026), ketika enam pendaki memulai perjalanan sekitar pukul 08.40 WITA. Mereka dijadwalkan kembali pada sore hari, namun hingga malam tiba, rombongan tak kunjung turun dan tidak dapat dihubungi.
Baca juga: Gubernur Khofifah Ajak Warga Jawa Timur di Sulawesi Tengah Perkuat Silaturahmi dan Ke
Kekhawatiran keluarga pun meningkat, terlebih setelah upaya pencarian mandiri bersama warga setempat tidak membuahkan hasil. Laporan kemudian disampaikan kepada Unit Siaga SAR Ampana pada malam hari.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan bergerak cepat menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 22.50 WITA. Operasi pencarian dilakukan di area hutan yang diduga menjadi titik hilangnya arah para pendaki.
Baca juga: 2 Pendaki Tersesat di Gunung Abang Bangli Dievakuasi, Ini Identitas dan Kondisinya
Hasilnya, pada Senin (13/4) dini hari sekitar pukul 00.12 WITA, seluruh pendaki berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di area sekitar satu kilometer dari puncak gunung. Mereka kemudian dievakuasi ke pos registrasi dan diserahkan kepada pihak keluarga sekitar pukul 01.00 WITA.
Kepala Kantor SAR Palu, Muh Rizal, menjelaskan bahwa para pendaki tersesat akibat kehilangan arah di tengah hutan. Ia juga mengingatkan pentingnya persiapan matang sebelum melakukan aktivitas pendakian, termasuk memahami medan dan kondisi fisik.
Baca juga: Aroma dan Rasa Legit Durian Parigi Siap Menembus Mancanegara
Operasi penyelamatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari tim SAR, aparat keamanan, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat. Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, operasi SAR resmi dinyatakan selesai.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa aktivitas pendakian memiliki risiko tinggi jika tidak disertai perencanaan dan kesiapan yang matang.
Editor : Redaksi
