Mili.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Banyuwangi dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional serta mempercepat hilirisasi sektor pertanian di daerah.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan berbagai program prioritas nasional di bidang pangan berjalan efektif sekaligus mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian di wilayah yang memiliki potensi strategis sebagai penyangga pangan nasional.
Baca juga: Pemerintah Target Kurangi Ketergantungan Impor, Swasembada Bawang Putih Dikejar Empat Tahun
Dalam agenda kerjanya, Menko Pangan berdialog dengan pemerintah daerah, kelompok tani, pelaku usaha, serta sejumlah pemangku kepentingan untuk membahas berbagai isu strategis. Pembahasan meliputi peningkatan produktivitas lahan, optimalisasi jaringan irigasi, kelancaran distribusi hasil panen, stabilisasi harga komoditas pangan, hingga penguatan ketersediaan pupuk bagi petani.
Pemerintah juga menekankan pentingnya hilirisasi produk pertanian agar memiliki nilai tambah, meningkatkan daya saing, serta mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan petani. Selain peningkatan produksi, pembangunan sektor pangan diarahkan pada terciptanya sistem pertanian yang modern, efisien, dan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi, penguatan rantai pasok, perluasan akses pasar, serta peningkatan investasi.
Di Kabupaten Bondowoso, perhatian difokuskan pada pengembangan komoditas unggulan melalui modernisasi alat dan mesin pertanian serta optimalisasi potensi lahan. Sementara di Banyuwangi, pemerintah mendorong penguatan kawasan pertanian terpadu dan pengembangan hilirisasi hasil pertanian maupun perkebunan melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Kunjungan kerja tersebut juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, BUMN, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pasokan pangan, memperkuat distribusi logistik, serta mengendalikan inflasi daerah.
Baca juga: Optimalkan Hasil Panen Jagung, Pak Bhabin Bersama Kelompok Tani Monitoring dan Perawatan Tanaman
Selain melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program yang telah berjalan, Menko Pangan turut mendorong percepatan penyelesaian berbagai tantangan di sektor pertanian. Berbagai masukan dari daerah diharapkan menjadi bahan penyusunan kebijakan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Pemerintah optimistis penguatan hilirisasi, modernisasi pertanian, serta kolaborasi lintas sektor akan menjadi langkah penting dalam mewujudkan swasembada pangan nasional sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah tantangan global.
Editor : Redaksi
