Detik-Detik Mencekam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Penumpang Pecahkan Kaca Demi Selamat

Detik-Detik Mencekam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Penumpang Pecahkan Kaca Demi Selamat © mili.id

Insiden tabrakan keras antara dua kereta mengguncang Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Kepanikan tak terhindarkan saat sebuah kereta api jarak jauh menabrak rangkaian KRL yang tengah berhenti, bahkan hingga menembus bagian belakang gerbong.

Mili.id - Insiden tabrakan keras antara dua kereta mengguncang Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Kepanikan tak terhindarkan saat sebuah kereta api jarak jauh menabrak rangkaian KRL yang tengah berhenti, bahkan hingga menembus bagian belakang gerbong.

Dilansir dari Detik, Dalam situasi darurat tersebut, sejumlah penumpang KRL nekat memecahkan kaca jendela demi menyelamatkan diri dari potensi bahaya yang lebih besar. Aksi itu dilakukan karena kondisi di dalam gerbong semakin tidak aman pasca benturan keras.

Baca juga: Misteri Tabrakan Maut di Bekasi Mulai Terkuak, KNKT Bongkar Isi ‘Black Box’ Taksi Green SM

Video yang beredar menunjukkan suasana mencekam di lokasi kejadian. Puing-puing berserakan di sekitar peron, sementara penumpang berhamburan keluar dengan panik. Tabrakan terjadi begitu cepat, diduga saat KRL sedang berhenti di stasiun dan tiba-tiba dihantam kereta dari belakang.

Baca juga: Tragedi Bekasi Terkuak: 31 Saksi Diperiksa, Polisi Dalami Rangkaian Fatal Tabrakan KA dan KRL

Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut dan menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah evakuasi penumpang serta penanganan korban. Petugas juga langsung diterjunkan ke lokasi untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang dan awak kereta.

Baca juga: Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek–KRL di Bekasi Timur Bertambah, Dua Pasien Masih Dirawat Intensif

Hingga saat ini, proses evakuasi masih berlangsung, sementara penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Insiden ini menjadi pengingat serius akan pentingnya sistem keselamatan dan koordinasi operasional dalam transportasi publik.

Editor : Redaksi



Berita Terkait