Jawa Timur

Jatim Cetak Prestasi Nasional! Pendidikan Tembus 881 Indikator, Stunting Terendah Kedua di Indonesia

Jatim Cetak Prestasi Nasional! Pendidikan Tembus 881 Indikator, Stunting Terendah Kedua di Indonesia © mili.id

Mili.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mencatatkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Sepanjang Tahun Anggaran 2025, sektor pendidikan dan kesehatan di bawah kepemimpinan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menunjukkan peningkatan signifikan yang menjadi sorotan publik.

Dalam keterangannya di Surabaya, Rabu (13/5/2026), Khofifah menyampaikan bahwa berbagai indikator strategis pembangunan berhasil dicapai melalui sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, hingga seluruh elemen masyarakat.

Baca juga: Hari Bhayangkara Ke-80, Khofifah Apresiasi Dedikasi Humanis Polri

Salah satu capaian terbesar datang dari sektor pendidikan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan disebut berhasil memenuhi seluruh indikator pendidikan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 881 indikator pendidikan dilaporkan tercapai 100 persen selama tahun 2025. Capaian ini dinilai sebagai bukti keseriusan Pemprov Jatim dalam memperkuat kualitas pendidikan menengah di wilayahnya.

“Kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur ada di SMA, SMK, dan SLB. Semua indikator yang menjadi kewenangan provinsi berhasil terpenuhi,” ujar Khofifah.

Meski demikian, Khofifah menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tetap membutuhkan kerja sama lintas daerah. Ia menjelaskan, sejumlah indikator pendidikan dasar seperti rata-rata lama sekolah masih menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota.

“Kalau rata-rata lama sekolah masih setara kelas 3 SMP, mohon izin, kewenangannya ada di kabupaten/kota. Jadi harus ditempatkan sesuai makomnya,” katanya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya pembagian tanggung jawab pemerintahan dalam pembangunan sektor pendidikan agar evaluasi dan solusi yang diambil lebih tepat sasaran.

Khofifah juga mengajak seluruh daerah di Jawa Timur untuk terus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang merata dan berkualitas.

Tidak hanya pendidikan, sektor kesehatan Jawa Timur juga menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Berdasarkan data terbaru, angka stunting di Jawa Timur kini tercatat sebagai yang terendah kedua secara nasional setelah Provinsi Bali.

Baca juga: Khofifah Gelar Pasar Murah Jaga Daya Beli Masyarakat

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator penting keberhasilan program kesehatan dan gizi masyarakat yang selama ini dijalankan Pemprov Jatim bersama pemerintah daerah.

“Stunting Jawa Timur terendah kedua secara nasional setelah Bali. Jadi jangan kemudian problem di kabupaten tertentu langsung menjadi potret provinsi,” ujar Khofifah.

Menurutnya, keberhasilan menurunkan angka stunting tidak terlepas dari penguatan layanan kesehatan ibu dan anak, peningkatan edukasi gizi, serta kolaborasi aktif antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga masyarakat di tingkat desa.

Selain itu, Jawa Timur juga mencatat prestasi dalam Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Program tersebut menempatkan Jawa Timur sebagai provinsi dengan capaian tertinggi kedua nasional setelah Jawa Tengah.

Khofifah menilai capaian tersebut menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini sekaligus efektivitas pelayanan kesehatan yang diberikan pemerintah daerah.

Baca juga: Khofifah Luncurkan PELITA ASN Perkuat Ketahanan Keluarga

Ia menambahkan, berbagai keberhasilan yang diraih Jawa Timur tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui proses panjang, kerja terukur, dan kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat dari waktu ke waktu.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur, lanjut Khofifah, akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota agar kualitas layanan pendidikan dan kesehatan semakin merata di seluruh daerah.

Di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks, Jawa Timur dinilai mampu menunjukkan konsistensi sebagai salah satu provinsi dengan kinerja pembangunan yang terus berkembang di berbagai sektor strategis.

Keberhasilan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi angka statistik semata, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jawa Timur secara menyeluruh.

Editor : Redaksi



Berita Terkait