Mili.id — Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memenuhi panggilan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Pertemuan tersebut dilakukan untuk melaporkan perkembangan sejumlah program dan kebijakan strategis di lingkungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Usai pertemuan, Dudy mengungkapkan Presiden Prabowo meminta pembaruan terkait berbagai agenda yang tengah dijalankan Kemenhub, termasuk evaluasi sejumlah kebijakan transportasi nasional.
Baca juga: Prabowo Tegaskan Indonesia Emas Mustahil Terwujud Tanpa Perang Melawan Narkoba
“Beliau menanyakan progres beberapa hal terkait Kementerian Perhubungan,” ujar Dudy kepada wartawan.
Menhub menjelaskan pihaknya telah menyiapkan berbagai bahan laporan mengenai capaian program yang menjadi tanggung jawab kementeriannya. Selain itu, Kemenhub juga menyiapkan penjelasan terkait isu tarif batas atas (TBA) angkutan udara yang belakangan menjadi perhatian publik.
Menurut Dudy, seluruh materi terkait kebijakan TBA tiket pesawat telah dipersiapkan apabila sewaktu-waktu diminta langsung oleh Presiden.
Baca juga: Prabowo Resmi Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Tekankan Loyalitas kepada NKRI
“Itu nanti juga, kalau beliau tanya, disiapkan,” katanya.
Meski demikian, Dudy menegaskan pembahasan lebih lanjut mengenai tarif batas atas penerbangan tetap bergantung pada arahan Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut.
Baca juga: Prabowo Akui Kopdes Merah Putih Masih Banyak Kekurangan, Janji Operasional Terus Dibenahi
“Semua bahan sudah kami siapkan, tinggal tergantung beliau yang menanyakannya,” ucap Dudy.
Pertemuan antara Presiden dan Menhub ini berlangsung di tengah perhatian pemerintah terhadap stabilitas sektor transportasi nasional, termasuk upaya menjaga keseimbangan antara kepentingan maskapai dan daya beli masyarakat terkait harga tiket pesawat.
Editor : Redaksi
