Jakarta

Polda Metro Kerahkan 3.588 Personel, Amankan Kunjungan Presiden Jerman dan Aksi Demonstrasi di Jakarta

Polda Metro Kerahkan 3.588 Personel, Amankan Kunjungan Presiden Jerman dan Aksi Demonstrasi di Jakarta © mili.id

Aksi Mahasiswa BEM UI pada Jumat 12 Juni 2026 lalu.

Mili.id – Polda Metro Jaya menggelar apel gabungan untuk memastikan keamanan kunjungan Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, ke Istana Negara sekaligus mengantisipasi sejumlah aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung di berbagai titik ibu kota, Senin (15/6/2026).

Apel yang berlangsung di kawasan Gedung DPR RI, Senayan, dipimpin Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Joko Sulistio. Dalam arahannya, Joko menekankan pentingnya pendekatan humanis kepada massa demonstran serta mengingatkan personel agar mengedepankan tindakan yang terukur dan profesional.

Baca juga: Polda Metro Jaya: Bundaran HI Bukan Lokasi yang Diperuntukkan untuk Aksi Demonstrasi

Menurutnya, seluruh anggota yang bertugas harus mampu menjaga situasi tetap kondusif tanpa mudah terprovokasi. Ia juga menegaskan bahwa langkah penegakan hukum hanya dilakukan sebagai opsi terakhir apabila diperlukan.

Selain itu, Joko memberikan instruksi tegas terkait larangan membawa senjata api selama pengamanan berlangsung. Ia meminta Divisi Propam melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap perlengkapan personel sebelum bertugas dan mendokumentasikan proses tersebut sebagai bentuk pengawasan.

Di sisi lain, pengamanan jalur yang akan dilalui Presiden Jerman menjadi perhatian utama. Polda Metro Jaya memastikan seluruh lintasan VIP, mulai dari kawasan Halim Perdanakusuma, Jalan Sudirman, Gatot Subroto, Gerbang Pemuda, Asia Afrika hingga kawasan TVRI, berada dalam kondisi aman dan steril.

Baca juga: Polda Metro Upayakan Demo Mahasiswa Dialihkan dari Bundaran HI, 6.088 Personel Disiagakan

Joko menegaskan tidak boleh ada pergerakan massa yang mengganggu jalur iring-iringan tamu negara. Kawasan TVRI disebut sebagai salah satu titik yang mendapat pengawasan khusus karena berdekatan dengan area yang berpotensi menjadi lokasi konsentrasi massa.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan sebanyak 3.588 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan. Personel tersebut terdiri dari unsur TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta jajaran Polres wilayah penyangga.

Menurut Budi, aparat keamanan tidak hanya bertugas menjaga ketertiban selama aksi berlangsung, tetapi juga memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal dan tidak terganggu oleh kegiatan demonstrasi.

Baca juga: Ribuan Mahasiswa BEM UI Siap Kepung Bundaran HI, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif

Berdasarkan data kepolisian, sejumlah aksi penyampaian pendapat dijadwalkan berlangsung di beberapa lokasi strategis Jakarta. Titik-titik tersebut meliputi kawasan Gedung DPR/MPR RI, Silang Monas, Bundaran HI, Dukuh Atas, hingga Kantor Badan Gizi Nasional (BGN).

Dengan pengamanan berlapis yang melibatkan ribuan personel, aparat berharap kunjungan kenegaraan Presiden Jerman dan agenda demonstrasi dapat berlangsung aman, tertib, serta tidak mengganggu mobilitas masyarakat di ibu kota.

Editor : Redaksi



Berita Terkait