Mili.id – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, mengajak umat Islam dan seluruh masyarakat Indonesia menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai titik awal memperkuat persatuan, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian bagi bangsa dan kemanusiaan.
Dalam pernyataannya di Jakarta, Senin, Menag menegaskan bahwa makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan secara fisik, tetapi juga perubahan sikap menuju kehidupan yang lebih baik dan harmonis.
Baca juga: Ribuan Jamaah Padati Istiqlal, Tema Ekoteologi Warnai Idul Adha 1447 H
“Hijrah mengajak kita untuk berpindah dari sikap saling curiga menuju saling percaya, dari perpecahan menuju persatuan, dari sikap apatis menuju kepedulian, serta dari orientasi pada kepentingan pribadi menuju pengabdian yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan,” ujar Nasaruddin Umar.
Menag menilai semangat hijrah sangat relevan diterapkan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Ia menyoroti menguatnya sikap individualistik, perbedaan pandangan, hingga berbagai persoalan sosial yang memerlukan sikap toleransi dan dialog yang sehat.
Menurutnya, bangsa Indonesia memiliki kekuatan besar dalam keberagaman. Karena itu, perbedaan seharusnya tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan energi untuk membangun kemajuan bersama.
“Bangsa yang besar bukanlah bangsa yang bebas dari perbedaan, melainkan bangsa yang mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk melangkah demi kemaslahatan bersama,” katanya.
Imam Besar Masjid Istiqlal itu juga menekankan pentingnya meneladani hijrah Rasulullah SAW sebagai fondasi membangun peradaban yang berkeadilan dan penuh kepedulian sosial.
Ia mengingatkan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari diri sendiri. Pesan tersebut, lanjutnya, sejalan dengan firman Allah dalam Surah Ar-Ra’d ayat 11 yang menegaskan bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka berusaha mengubah diri mereka sendiri.
Baca juga: KPK Kembali Panggil Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji
“Semangat hijrah adalah semangat untuk terus bertumbuh, memperbaiki kualitas diri, memperkuat integritas, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi sesama,” ujar Menag.
Di akhir pernyataannya, Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Islam kepada seluruh masyarakat Indonesia serta berharap keberkahan dan rahmat Allah SWT senantiasa menyertai bangsa Indonesia.
Editor : Redaksi
