Mili.id – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan memperkuat tim verifikasi pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di sejumlah sekolah yang menjadi tujuan utama pendaftar, seperti SMP Negeri 6 dan SMP Negeri 3 Makassar.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi tingginya jumlah calon peserta didik yang mendaftar pada berbagai jalur penerimaan, khususnya jalur prestasi. Penambahan personel verifikasi diharapkan dapat mempercepat proses pemeriksaan berkas sekaligus menjamin pelaksanaan seleksi berlangsung secara adil, transparan, dan tepat waktu.
Baca juga: Khofifah: Jasa Konstruksi Harus Jadi Motor Ekonomi Jatim dan Pembuka Lapangan Kerja Baru
Kepala SMPN 6 Makassar, Andi Mindarwati, mengatakan jumlah verifikator ditambah dari tujuh orang menjadi sepuluh orang guna mengimbangi lonjakan pendaftar yang masuk selama masa penerimaan siswa baru.
“Jumlah pendaftar tahun ini meningkat cukup signifikan, terutama pada jalur prestasi. Karena itu kami menambah personel verifikasi agar proses pemeriksaan dokumen berjalan lebih cepat dan lancar,” ujarnya.
Baca juga: Mengintip Kesiapan Pemkot Surabaya Dukung Pergantian Sistem PPDB Jadi SPMB Tahun 2025
Menurut Andi, tingginya minat masyarakat menunjukkan besarnya kepercayaan terhadap sekolah-sekolah favorit di Kota Makassar. Seluruh calon peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Pada tahap awal pelaksanaan SPMB, sempat ditemukan kendala dalam proses verifikasi dokumen. Namun, masalah tersebut dapat segera diatasi melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar yang kemudian menambah jumlah petugas verifikasi.
Baca juga: Jalur Relasi Menghapus Mimpi Anak Negeri
Penambahan personel tersebut terbukti efektif dalam mempercepat validasi berkas pendaftaran. Hingga menjelang penutupan pendaftaran, sebagian besar dokumen calon peserta didik telah berhasil diverifikasi dan masuk ke dalam sistem perangkingan.
Pemerintah Kota Makassar berharap seluruh tahapan SPMB 2026 dapat berjalan lancar sehingga proses penerimaan peserta didik baru berlangsung objektif, transparan, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh siswa.
Editor : Redaksi
