Penampakan kafe di Mojokerto berkonsep komik (Foto: Nana/mili.id)
Mojokerto - Ada tempat nongkrong yang unik di Mojokerto. Kafe bernuansa goresan tinta hitam dan cat putih, membuat pengunjung seperti berada dalam suatu cerita komik.
Kafe bernama Kuliner Pusat ini berada di Dusun Candisari, Desa Awang Awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Baca juga: Baru Bebas Tiga Bulan, Residivis Curanmor Kembali Beraksi di Empat Lokasi
Sejak masuk ke dalam bangunan, pengunjung disambut nuansa coretan bangunan seperti kartun. Mulai dari lantai, meja, kursi, kotak tisu yang di gambar dengan sudut pandang dua dimensi.
Para pemburu tempat-tempat kuliner unik semakin dibuat penasaran dengan penampakan desain dan tertarik untuk datang. Kafe ini buka pukul 08.00 hingga 21.00 WIB setiap harinya.
Tentunya tak lupa mengabadikan momen kebersamaan itu dengan berswafoto, hampir seluruh ruangan yang bisa dijadikan spot selfie atau foto bersama ini.

Salah satunya Lestari, yang datang bersama teman kerjanya. Ia dan rekannya mengaku kagum dengan konsep kafe yang baru buka satu bulan lalu ini.
"Karena kita cari yang menarik, konsepnya menarik sih. Di sini karena banyak gambar-gambar dan bisa buat foto-foto," ujar Lestari pada mili.id, Minggu (28/1/2024).
Senada dengan Lestari, pengunjung lain bernama Dita Rossa, asal Kota Mojokerto mengaku tahu kafe unik ini dari sebuah unggahan media sosial yang viral.
Baca juga: Tergiur Ritual Penggandaan Uang, Warga Kehilangan Rp22 Juta di Mojokerto
"Mau pulang dari kerja menghabiskan waktu, mau cari tempat yang unik dan lucu akhirnya memilih untuk ke sini," tutur dia.
Setiap sudut kafe ini terpampang goresan spidol hitam dengan gambar jendela, pot bunga, lemari, lampu hias hingga tanamannya ala dua dimensi.
Pengunjung yang datang mengaku merasa nyaman berada di dalam kafe dengan desain monokrom atau hitam putih ini.

Baca juga: Pemkot Mojokerto Gandeng 30 Penyedia Makan Minum, Harga Nasi Kotak Ditetapkan Lewat Kontrak Payung
Ja'far, pengelola kafe mengaku ingin membuat desai kafe dengan nuansa dua dimensi yang dinilai pertama kali hadir di Mojokerto, bahkan Jawa Timur.
"Sebenarnya ini kita bikin konsep yang unik yang belum ada di Jawa Timur. Jadi kita bikin yang berbeda serba hitam putih," terang dia.
Menurut pria asal Pasuruan ini, pengunjung yang datang dapat merasakan seperti seolah-olah berada di dalam buku komik.
"Jadi orang ambil foto atau video mereka seperti di atas di dalam kertas," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
