Aktifitas di Kantor Bupati Sidoarjo tampak tenang seperti biasanya.
Sidoarjo - Sejumlah pejabat Pemkab Sidoarjo mengaku belum tahu kabar akan diperiksanya Bupati Ahmad Muhdlor Ali (Gus Mudhlor) oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).
Pemeriksaan itu tarkait pengembangan kasus korupsi Rp 2,7 miliar dana pemotongan intensif jasa pemungut pajak daerah di BPPD Sidoarjo.
Baca juga: Terungkap di Pengadilan, Pejabat Bea Cukai Kembalikan Uang Rp1 Miliar dan Mazda ke KPK
Dari pantauan mili.id di Kantor Bupati Sidoarjo pada Senin (29/1/2024) sore, aktivitas pejabat ASN pemkab masih padat seperti hari biasanya.
Salah seorang petugas Pos Keamanan Kantor Bupati Sidoarjo ditemui mengatakan, Gus Mudhlor hari ini sempat ngantor, namun dinas luar (DL).
"Kurang paham tadi ada, DL di luar kunjungan," katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi mengungkapkan sama sekali tak mengetahui soal pemeriksaan Gus Muhdlor sebagai saksi oleh KPK. Katanya, pihkanya masih di Jakarta.
"Enggak tahu ya (Gus Muhdlor diperiksa KPK), saya ada giat. Saya di Jakarta," ucap Subandi.
Senada dengan Subandi, pihak Sekda Pemkab Sidoarjo Andjar Surdjadianto juga mengungkapkan dirinya tidak mengetahui Gus Mudhlor diperiksa KPK. Dia pun menyarankan bertanya kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidoarjo.
"Saya enggak tahu kalau itu, kaitannya dengan itu (KPK) biar satu pintu ke Kepala BKD. Sudah saya pesankan langsung hubungi beliau," ucap Andjar.
Baca juga: KPK Tetapkan Empat Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Terpisah, Kepala BKD Sidoarjo Makhmud saat dihubungi ia mengaku; masih mengikuti rapat hingga sekarang.
"Maaf masih rapat ini," tandas Makhmud.
Editor : Aris S
