Remaja Jember Melahirkan di Rumah Kosong, Dinsos Lakukan Pendampingan Khusus

Remaja Jember Melahirkan di Rumah Kosong, Dinsos Lakukan Pendampingan Khusus © mili.id

Dinsos Jember turun tangan menangani remaja yang melahirkan sendiri di rumah kosong (Foto: Hatta/mili.id)

Jember - Dinas Sosial (Dinsos) turun tangan menangani remaja 16 tahun yang melahirkan sendiri di rumah kosong Perum Grand Puri Bunga Nirwana Blok Casablanca, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.

Remaja berinisial NS, asal Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember itu melahirkan bayi perempuan pada Selasa (27/2/2024). Menurut warga, sebelumnya ia diturunkan dari motor oleh seorang pria di pasar dekat perumahan tersebut.

Baca juga: BNI Sudah Laporkan Kasus KUR Jember 441 M Sejak 2024

Baca juga: Miris! Remaja di Jember Melahirkan di Rumah Kosong Usai Diturunkan dari Motor

Dinsos Jember bersama jajaran Muspika Kecamatan Sumbersari masih terus mendalami asal muasal remaja itu melahirkan sendirian di rumah kosong.

"Kami dibantu muspika setempat masih mendalami informasinya. Karena terkait kondisi ibu masih labil, sehingga kami masih menunggu untuk menanyai alasannya," ungkap Kepala Dinsos Jember, Ahmad Helmi Lukman, Rabu (28/2/2024).

Terkait informasi bahwa remaja itu sebelumnya diturunkan dari motor oleh seorang pria di pasar dekat perumahan, Helmi mengaku akan berkoordinasi dengan polisi.

"Kita juga masih berkoordinasi dengan aparat hukum wilayah setempat untuk mendalami informasi itu. Karena yang bersangkutan tampak trauma (menunjukkan ketakutan). Bahkan saat awal ditanya, sampai mengaku berasal dari luar Jember," beber dia.

"Nantinya akan kami dalami alasan kenapa kok pergi dari rumah? Kenapa kok bekerja ke orang lain (sebagai asisten rumah tangga). Kemudian juga akan kami tanyai soal laki-laki yang dikenal ibu muda itu, apakah sudah sepengetahuan orang tuanya?" sambung Helmi.

Baca juga: Kejati Jatim Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi KUR BNI Jember, Kerugian Negara Capai Rp41,4 Miliar

Begitu pula dengan kabar yang beredar bahwa remaja itu sudah bersuami, kata Helmi hal itu masih belum jelas.

"Karena dari pihak keluarga menegaskan belum. Pihak orangtua ibu muda tersebut menyatakan tidak ada itu (memiliki suami)," ungkap dia.

Untuk menyetabilkan psikis remaja tersebut, Dinsos Jember juga akan berkoordinasi dengan Dinkes dan RSD dr. Soebandi.

"Nantinya menerjunkan psikolog, untuk mendalami secara pelan-pelan. Tujuannya agar tidak mengguncang kejiwaannya juga. Apalagi kondisi si ibu baru melahirkan. Khawatir guncangan yang dirasakan semakin keras. Sehingga kita melakukan pendekatan pelan-pelan," papar Helmi.

Baca juga: AstonRun 2026 Perkuat Jember Sebagai Destinasi Sport Tourism

Sehingga, lanjutnya, semua pihak akan melakukan pendampingan ketat sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

"Ini perlu ada perhatian khusus. Lebih lanjut kami juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian, untuk memberikan pendampingan. Kami dari Dinsos Jember, juga nanti ada pendamping sosial," tegas Helmi.

Sementara bayi perempuan yang dilahirkan remaja itu, dipastikan kondisinya sehat. Namun masih menjalani perawatan di Puskesmas Sumbersari.

"Untuk keamanan, kami juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat, dan Ketua RT sekitar puskesmas untuk berjaga. Jadi untuk perawatan ibu dan anak ini dilakukan secara terpisah," pungkas Helmi.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait