Tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan olah TKP di lokasi penemuan mortir (Foto: Ist)
Surabaya - Sebelum terjadi ledakan di Mako Brimob Polda Jatim Jalan Gresik, Surabaya, sebuah mortir diduga aktif dievakuasi polisi dari wilayah Bubutan, kota setempat.
Kapolsek Bubutan, Kompol Dwi Okta Herianto mengatakan, penemuan mortir di Rumah Sakit UPT Vertikal Jaln Indrapura 17, Kemayoran, Surabaya itu dilaporkan sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (4/3/2024).
Baca juga: HUT Bhayangkara Jadi Momentum BRI Jemursari Perkuat Sinergi dengan Polda Jatim
"Pada saat itu, petugas ekskavator menggali tanah di saluran gedung B lalu baket (sendok ekskavator) menyentuh barang keras di kedalaman tanah kurang lebih 2 meter," jelas Dwi.
Endrik Sudarwanto (41), sebagai pengemudi ekskavator akhirnya menghentikan proses penggalian dan memeriksa benda keras yang awalnya dia anggap batu. Rupanya, benda keras tersebut sebuah mortir.
Baca juga: PALM PARK Surabaya Hadirkan Staycation Seru Saat Libur Sekolah
"Saksi kemudian melapor ke mandornya. Selanjutnya si mandor laporan ke satpam satpam setempat dan diteruskan ke Polsek Bubutan. Lalu kami hubungi Inafis Polrestabes Surabaya," tambahnya.
Petugas gabungan yang datang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Mortir itu sudah berada di atas permukaan tanah.
Baca juga: DPRD Surabaya Minta Definisi Pekerja Rentan Segera Diperjelas
"Kondisi benda mortir berkarat itu ukuran kurang lebih panjang 20 sentimeter, diameter sekitar 10 sentimeter," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
