Tim SAR koordinasi dengan pemandu wisata dan warga lokal untuk mencari keberadaan 4 pendaki.(Ist)
Bali - Empat orang pendaki Gunung Sanghyang, Tabanan, Bali, dilaporkan hilang dan diduga tersesat usai sampai di puncak gunung dan hendak perjalanan turun, Selasa (26/03/2024) pagi.
Kepala Kantor Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya mengatakan, para korban tersesat atas nama Nama ; A.A. Sukarata (55), I Made Sustrawan (50), Wayan Sudana (52), dan Ketut Dapur (50).
Baca juga: Lima Terpidana Korupsi Kembalikan Kerugian Negara Rp3,01 Miliar di Blitar
"Dari laporan yang kami terima diketahui kronologisnya, keempat orang mulai berangkat hari Minggu pukul 07.00 WITA, dan sempat menghubungi keluarga pada hari Senin pukul 13.00 WITA,"
Saat itu, salah satu dari mereka ada yang memberi kabar ke keluarganya dan mengatakan sudah berada di puncak Gunung Sanghyang dengan ketinggian 2.082 Mdpl.
Itulah kontak terakhir dengan pihak keluarga dan hingga saat ini, mereka masih belum ada kabar.
"Menindaklanjuti laporan itu, Kantor Basarnas Bali memberangkatkan 10 personel dari Pos SAR Buleleng pukul 06.45 WITA. Tim tiba di Pos Pelayanan Pemandu Wisata Alam Danau Buyan Tamblingan dan langsung berkoordinasi dengan pihak terkait dan unsur SAR lainnya, serta keluarga korban," tambahnya.
Baca juga: Kejari Kabupaten Blitar Setorkan Rp3 Miliar Lebih Uang Pengganti Korupsi ke Kas Negara
Setelah berkoordinasi, mereka bergeser ke tempat kendaraan korban terparkir, guna memulai pendakian gunung tersebut untuk menemukan keberadaan para korban.
Editor : Aris S
