Lomba mirip Rektor Unesa Prof. Dr. Nurhasan (Cak Hasan) warnai Puncak Ramadan Carnival (Foto: Humas Unesa)
Surabaya - Ramadan Carnival Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang digelar sepekan sejak 22 sampai 28 Maret 2024 ditutup dengan lomba mirip Rektor Unesa Prof. Dr. Nurhasan (Cak Hasan).
Selain lomba mirip Cak Hasan, acara yang dibuka untuk umum ini juga diwarnai dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai fashion show, pameran, lomba dakwah-tahfidz dan pertunjukan musik.
Baca juga: Satreskrim Polrestabes Surabaya Borong Enam Penghargaan Hari Bhayangkara ke-80
Impersonate Cak Hasan merupakan kompetisi menirukan gaya khas yang melekat padanya, baik dari gaya berpakaian, gaya bicara sampai gaya berjalan. Lomba ini tidak hanya diikuti mahasiswa, tetapi juga dosen di Kampus 'Rumah Para Juara' itu.
Lomba mirip Rektor Unesa Prof. Dr. Nurhasan (Cak Hasan) warnai Puncak Ramadan Carnival
Lomba ini disaksikan langsung oleh Cak Hasan. Sementara sebagai dewan jurinya dipimpin sang istri, Hj. Endah Purnomowati Nurhasan, yang merupakan ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unesa.
Selain itu, penilaian juga dilakukan oleh jajaran dekan dan direktur kampus 'Satu Langkah di Depan'. Saat lomba dimulai, satu per satu peserta yang sudah siap dari awal langsung menunjukkan kemiripannya dengan Cak Hasan.
Mereka tampil dengan sepatu bhineka-nya alias sepatu beda warna, celana jeans, jaket dan bertopi khas Cak Hasan. Gaya berfoto dengan melipat tangan di depan dada, tangan mengepal dan gaya satu langkah di depan (mengacungkan telunjuk simbol angka 1) yang kerap dilakukan cak Hasan juga ditirukan.
Lomba mirip Rektor Unesa Prof. Dr. Nurhasan (Cak Hasan) warnai Puncak Ramadan Carnival
Baca juga: Eks Bankir Tipu Nasabah, Deposito Bodong Telan Rp5 Miliar
Cak Hasan mengapresiasi upaya yang ditunjukkan para peserta tersebut. Menurutnya, setiap orang memiliki gaya sesuai kenyamanan dan nilainya. Bagi rektor Unesa ini, gaya yang selalu ditunjukkan dalam setiap kesempatan seperti sepatu bineka misalnya bukan tanpa makna.
Dua pasang sepatu seperti kehidupan yang menggambarkan kerja sama dan sinergitas untuk mencapai arah yang dituju. Dua pasang sepatu selalu saling mengisi satu sama lain, satu pasang menopang kaki bagian kanan dan satu lagi menopang kaki bagian kiri.
Keduanya punya fungsi yang sama di posisi yang berbeda yaitu sama-sama melangkah dan menopang.
Lomba mirip Rektor Unesa Prof. Dr. Nurhasan (Cak Hasan) warnai Puncak Ramadan Carnival
Baca juga: Sheraton Surabaya Hadirkan School Holiday Edukatif Bersama Gramedia untuk Keluarga
Sepatu beda warna yang dipakai Cak Hasan melambangkan keberagaman atau kebhinekaan yang seharusnya bisa sama-sama dijunjung tinggi dan disikapi dengan baik dalam kehidupan sehari-sehari.
Dengan kebersamaan dalam keberagaman itulah yang bisa membuat masyarakat dan bangsa Indonesia menjadi negara yang maju dan unggul.
"Saya bangga mengenakan sepatu bhineka di berbagai kesempatan bahkan ketika diundang Presiden Jokowi di Istana Negara. Maksud saya, sepatu bhineka ini sebagai pengingat sekaligus ajakan bagi diri sendiri akan keberagaman kita. Keberagaman kita terlalu mahal harganya, karena itu perlu kita rawat dan jaga bersama untuk NKRI," terang Cak Hasan.
Editor : Narendra Bakrie
