Misteri Penemuan Belasan Bangkai Kambing di Jalur Gumitir Jember Terkuak

Misteri Penemuan Belasan Bangkai Kambing di Jalur Gumitir Jember Terkuak © mili.id

Puluhan ekor kambing jenis etawa ditemukan mati misterius di Jalur Gumitir. (Hatta /Mili.id)

Jember - Polisi Polsek Sempolan sudah melakukan penyelidikan untuk menguak perihal ditemukannya 18 bangkai kambing jenis etawa yang ditemukan mati misterius jalur Gumitir Banyuwangi - Jember sekitar Dusun Mrawan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo (Sempolan), Jember.

Kapolsek Sempolan AKP M. Na'i menegaskan, jika bangkai kambing jenis etawa itu mati bukan karena penyakit, dan awalnya dilaporkan 18 ekor tapi dari total setelah mengolah tempat kejadian perkara diketahui ada sekitar 30 ekor.

Baca juga: BNI Sudah Laporkan Kasus KUR Jember 441 M Sejak 2024

"Di lokasi jalur Gumitir kami dapatkan ada 20 ekor kambing kemudian sisanya sekitar 10 ekor bangkai kambing, itu dibuang di sekitar Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi," kata Na'i saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Jumat (7/6/2024).

Selanjutnya dari keterangan saksi-saksi, lanjutnya, kambing jenis etawa itu dibawa menggunakan truk, dalam perjalanan dari Banyuwangi menuju Jakarta, untuk persiapan Iduladha.

"Itu ada keterangan beberapa saksi, kambing itu awalnya memang dibawa dari daerah Tegalsari, Banyuwangi. Mau dibawa ke penampungan di Jember daerah (Kecamatan) Umbulsari dan selanjutnya mau dibawa ke Jakarta untuk persiapan kurban," ungkapnya.

Namun dalam perjalanan, Na'i menjelaskan, karena di dalam bak truk terjadi insiden, menyebabkan puluhan ekor kambing jenis etawa itu mati.

"Jadi kambing itu kan dibawa menggunakan truk yang disusun dua trap. Nah sekat yang di tengah itu hanya pakai sirap (penopang kayu papan) ambrol, kambing di bawahnya tertimpa dari atas dan mati," ujarnya.

Baca juga: Kejati Jatim Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi KUR BNI Jember, Kerugian Negara Capai Rp41,4 Miliar

Selanjutnya masih menurut Na'i, dari keterangan sopir truk yang dimintai keterangan, setelah dirinya koordinasi dengan pemilik, dirinya mencari tempat sepi dan jauh dari permukiman penduduk untuk membuang bangkai kambing tersebut.

Alasan pembuangan itu, kata Mantan Kasatpolair Polres Jember ini, untuk menghemat biaya dan waktu, juga agar tidak membebani muatannya.

"Pemiliknya juga macam-macam, tapi yang jelas punya pedagang. Kambingnya dari Banyuwangi," kata Na'i tanpa menjelaskan detail pemilik puluhan ekor kambing itu.

Lebih lanjut terkait bangkai puluhan kambing yang dibuang sembarangan oleh sopir truk itu. Na'i menambahkan, pihaknya berkoordinasi dengan relawan setempat dan warga, melakukan penguburan puluhan bangkai kambing tersebut.

Baca juga: AstonRun 2026 Perkuat Jember Sebagai Destinasi Sport Tourism

"Kita sudah pasrahkan sama rekan-rekan relawan di sana. Relawan awe-awe itu. Kita arahkan tadi pagi agar segera dievakuasi dan dikubur, agar nanti tidak mencemari lingkungan termasuk khawatir penyebaran penyakit di sekitar sana," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 18 ekor kambing ditemukan mati misterius di Gumitir, Jember, wilayah Dusun Mrawan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo.

Tidak ditemukan bekas luka pada kambing ataupun darah di sekitar lokasi penemuan. Belasan kambing mati itu ditemukan warga sekitar pukul 13.00 WIB, Kamis (6/6/2024) kemarin.

Editor : Aris S



Berita Terkait