Cerita Mahasiswa Untag Surabaya Ikuti 'Program Surabaya Mengajar'

Cerita Mahasiswa Untag Surabaya Ikuti 'Program Surabaya Mengajar' © mili.id

Salsabil Fatyan, mahasiswa Untag Surabaya saat mengiIkuti Program Surabaya Mengajar (Foto: Ist)

Surabaya - Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Salsabil Fatyan mengikuti kegiatan magang Program Surabaya Mengajar (PSM) selama 5 bulan di SD dan SMP negeri kota setempat.

Kegiatan pembelajaran kolaboratif yang melibatkan mahasiswa, guru, tutor, fasilitator dan orangtua pada satuan sekolah tersebut merupakan hasil inovasi Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

Baca juga: Samuel Terbukti Bersalah, Hakim Jatuhkan Vonis Hampir Empat Tahun

"Magang PSM merupakan peluang menambah ilmu dan pengalaman bagi mahasiswa dalam proses belajar mengajar di dunia pendidikan terutama di Sekolah Dasar, apalagi saya bukan mahasiswa jurusan pendidikan atau guru," ujar Abil-sapaannya, Minggu (16/6/2024).

Lokasi program magang yang dilaksanakan Abil berada di SDN Babat Jerawat 1 Surabaya, dimulai sejak Februari hingga Juni 2024. Di sekolah ini, Abil membantu guru pustakawan.

“Saya mendapatkan banyak pengalaman dan ilmu dalam dunia pendidikan terutama dalam pembelajaran di sekolah dasar. Saya juga mengerti strategi yang di gunakan dalam mengajar pada guru sekolah dasar,” ujar mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya itu.

“Selain bertanggung jawab dalam pemeliharaan dan rekap buku yang ada di perpustakaan, saya juga membimbing dan mengajar siswa dalam mata pelajaran literasi dan numerasi di perpustakaan,” imbuhnya.

Baca juga: Satreskrim Polrestabes Surabaya Borong Enam Penghargaan Hari Bhayangkara ke-80

Abil menjelaskan bahwa perlu banyak kesabaran dan ketekunan dalam proses pembelajaran literasi di perpustakaan. Apalagi seorang guru juga perlu mengevaluasi tingkat kemampuan baca dan tulis siswa.

“Banyak saya dapati beberapa siswa yang masih tertinggal dalam membaca dan menulis dibanding teman sekelasnya. Dari situ saya bisa membagi cara mengajar saya agar lebih intens pada beberapa siswa yang sedikit tertinggal terutama dalam membaca dan menulis,” ujar Abil.

Dari pengalaman yang didapatkan Abil mengikuti program PSM tersebut, Abil mengajak mahasiswa lain terkhusus semester 5 dan 7 untuk bergabung pada pelaksanaan PSM angkatan 6 yang telah dibuka pendaftarannya pada 3 sampai 21 Juni 2024.

Baca juga: Eks Bankir Tipu Nasabah, Deposito Bodong Telan Rp5 Miliar

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ir. Yusuf Masruh mengatakan, pelaksanaan Program Surabaya Mengajar ini merupakan angkatan yang kelima kalinya dilaksanakan. Sebab pada kegiatan-kegiatan sebelumnya banyak catatan positif yang dihasilkan.

"Catatan positif dari program tersebut, di antaranya dalam mengambil peran sebagai mitra guru dalam merancang strategi pembelajaran literasi dan numerasi yang inovatif serta relevan," tandas Yusuf Masruh.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait