Terus Bergerak, Eri Tak Ingin Ada Genangan

Terus Bergerak, Eri Tak Ingin Ada Genangan © mili.id

Eri Cahyadi saat keliling ke empat titik rumah pompa Surabaya, Foto Instagram @ericahyadi

Mili.id - Antisipasi terjadinya genangan dan banjir, Eri Cahyadi, Walikota Surabaya terus bergerak menyusuri jalur tengah hingga pinggiran Kota Pahlawan. 

Hari ini, Eri turun langsung melakukan pengecekan ke Jalan Basuki Rahmad dan Jalan Panglima Sudirman.

Baca juga: 832 Usaha di Surabaya Belum Kantongi Izin Parkir, Pemkot Percepat Penertiban

"Saat hujan di Kota Surabaya, kita sudah punya protap. Jadi hari ini di beberapa titik ketika terjadi hujan deras, ada Jalan Basuki Rahmad, Jalan Panglima Sudirman dan Darmawangsa sudah teratasi," ujar Eri Cahyadi, di Jalan Ngagel Timur, Surabaya, Selasa (18/1).

Cak Eri begitu sapaan akrabnya, pihaknya ingin setiap hujan tidak terjadi genangan. 

Untuk itu sudah ada pembangunan rumah pompa di beberapa wilayah. Termasuk upaya membalikkan arah air. "Semua proyek itu, kita kerjakan, tetapi jangan sampai selama pengerjaan itu di Surabaya terjadi genanga," harapnya.

Ia menuturkan, saat dirinya berputar di jalan Ngagel Jaya Utara sama Jalan Ngagel Timur,  ini terjadi genangan. Saat dilihat di ujung jalan Ngagel Jaya Selatan sudah ada crossing saluran. Tetapi masih banjir.

Baca juga: Pemkot Surabaya Perketat Penertiban Parkir Usaha, Area Tanpa Izin Disegel

"Nah, tadi kita lihat sampahnya banyak. Nanti kita buatkan saluran.Tadi ada warga yang menyampaikan bahwa di daerah Ngagel Jaya Utara dan Jalan Ngagel Timur ini selama 25 tahun setiap hujan itu banjir. Lalu saya jawab Insya Allah tahun ini selesai," tegasnya.

Karenanya, Cak Eri meminta kepada Dinas PU untuk melihat masalahnya apa. Saat ini sudah tahu, lalu solusinya dibuatkan dua saluran lagi. Utamanya di Jalan Ngagel Jaya Selatan dbuatkan crossing saluran lagi. Salah satu crossing diarahkan ke Kalisumo.

Sementara untuk yang di jalan Ngagel Jaya Utara harusnya crossing tersebut mengarah ke Kalibokor.

Baca juga: Warga Barata Jaya Tolak Spiritshaus, Satpol PP Ancam Segel Gerai Ilegal

"Kemudian sungai kecil yang ada penutup tadi sudah saya bilang ke Pak Camat (Gubeng) agar nanti kita buatkan penutup 1X2 meter dan sebulan sekali bisa dibuka untuk dilakukan kerja bhakti bareng antara warga dengan pemerintah kota," urai mantan Kepala Bappeko Surabaya ini.

Walikota Eri menambahkan bahwa pihaknya akan memaksimalkan dengan PU dan DKRTH, agar penyelesaian masalah ini bisa berbarengan. 

Tujuannya, agar tidak terjadi lagi banjir lokasi tersebut. "Memamg di depan sudah ada crossing, namun buntu. Setelah disemprot dengan tekanan air yang keras melalui petugas PMK baru sampahnya ambrol dan bisa surut airnya," pungkas Eri. 

Editor : Redaksi



Berita Terkait