Para Akademisi Bahas Sains Data Ketahan Pangan dan Kesehatan Nasional di Surabaya

Para Akademisi Bahas Sains Data Ketahan Pangan dan Kesehatan Nasional di Surabaya © mili.id

Foto: UPN veteran Jatim

Surabaya - Pemerintah terus mewujudkan ketahanan pangan dalam negeri, karena begitu pentingnya ketahanan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat inilah sehingga didukung oleh para akademisi.

Melalui acara Seminar Nasional Sains Data (Senada) 2024, akademisi dari berbagai kampus di Indonesia membahas pentingnya ketahanan pangan ini dari sudut pandang sains data di Surabaya.

Baca juga: Samuel Terbukti Bersalah, Hakim Jatuhkan Vonis Hampir Empat Tahun

Mereka duduk bersama dalam acara seminar nasional bertajuk "Optimalisasi Penerapan Sains Data pada Riset, Pengabdian Masyarakat, dan Kerjasama untuk Menunjang Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Indonesia 2030".

Sedikitnya ada 14 narasumber dari perwakilan kampus mulai dari Instutute Teknologi Bandung hingga Universitas Diponegoro yang turut hadir dalam kegiatan ini.

Kaprodi Sains Data Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Surabaya Dr. Eng. Ir. Dwi Arman Prasetya., ST., MT.IPU., Asean Eng mengungkapkan, peran sains data dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) serta ketahanan pangan dan kesehatan di Indonesia sangat krusial.

Ia mengungkapkan, SDGs analisis data dapat membantu dalam pemantauan dan evaluasi progres terhadap berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Baca juga: Satreskrim Polrestabes Surabaya Borong Enam Penghargaan Hari Bhayangkara ke-80

"Dengan analisa data kita bisa mengurangi angka kemiskinan, meningkatkan akses kesehatan, hingga melindungi lingkungan," ujar Dr Dwi Arman Prasetya melalui siaran tertulisnya, Kamis (11/7/2024).

Sementara untuk sektor ketahanan pangan, tambahnya. Sains juga bisa digunakan untuk memprediksi pola produksi dan evaluasi pertanian secara berkelanjutan. Sehingga dengan begitu bisa membantu pengambilan keputusan yang lebih tepat.

"Dengan sains data yang baik, Indonesia dapat memperkuat ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat secara efektif," tuturnya.

Baca juga: Eks Bankir Tipu Nasabah, Deposito Bodong Telan Rp5 Miliar

Arman mengatakan melalui Seminar Nasional Sains Data (Senada) 2024 ini, diharapkan bisa memberikan wawasan pentingnya sains data untuk mengoptimalkan produksi pangan.

Tidak hanya itu, dalam bidang kesehatan juga efektif untuk menjaga kesehatan masyarakat.

"Salah Satunya sains data bisa menjawab kebutuhan dokter di Indonesia," kata pria yang menjabat sebagai evaluator kelembagaan dikti yang berperan dalam pendirian beberapa Fakultas Kedokteran ini.

Editor : Aris S



Berita Terkait