Nyerutu Bareng, Cara Mengenalkan Potensi Tembakau Jember ke Investor

Nyerutu Bareng, Cara Mengenalkan Potensi Tembakau Jember ke Investor © mili.id

Kenalkan Potensi Tembakau Lewat Acara Nyerutu Bareng di Tengah Kebun Tembakau Jember (Foto-foto: Hatta/mili.id)

Jember - Event Nyerutu Bareng digelar Dwipa Nusantara Tobacco (DNT) Jember untuk mengenalkan potensi tembakau di wilayahnya ke investor.

Event ini digelar untuk mengenalkan potensi tembakau Jember yang dinilai berkelas dan layak untuk diekspor.

Baca juga: BNI Sudah Laporkan Kasus KUR Jember 441 M Sejak 2024

Acara menikmati cerutu dan barbeque itu digelar di tengah kebun tembakau sekitar wilayah Ambulu, Jember.

Selain para pecinta cerutu, event ini juga dihadiri para calon investor dari luar Jember, di antaranya dari Surabaya, Malang, dan Bali.

Menurut Founder DNT Jember, Septyadi Budi Ahmad, acara ini sebagai upaya mengenalkan potensi tembakau Jember yang dinilai berkualitas, tidak hanya dalam bentuk jadi yang langsung menjadi cerutu berkelas internasional.

Acara juga diisi dengan kegiatan factory visit di pabrik pembuatan cerutu milik DNT. Kemudian meninjau langsung potensi daun tembakau yang dalam waktu dua minggu lagi panen.

Lalu ditutup dengan nyerutu bareng dan barbeque yang dilakukan di tengah kebun tembakau.

"Acara yang kami gelar ini perdana di Jember. Sejauh ini yang orang tahu kan cuman bentuk jadinya berupa cerutu, padahal potensi tembakaunya itu berkelas," kata Budi di sela acara, Rabu (24/7/2024) malam.

Menurut Budi, dari potensi tembakau yang bernilai, sampai menjadi cerutu berkelas, menarik keingintahuan para investor cerutu dari luar Jember. Dan lewat acara ini, menjadi bentuk promosi bisnis agar potensi tembakau Jember semakin dikenal luas.

"Makanya teman-teman yang datang ini, para investor dan calon investor. Harus tahu dan mengenal lebih dekat bagaimana proses dari selembar daun tembakau menjadi cerutu berkualitas. Tembakau Jember itu, tidak kalah dengan di tempat lain," terang dia.

DNT yang juga dikenal sebagai salah satu pabrik cerutu di Jember, diakui oleh Budi, memiliki pangsa pasar cukup luas di wilayah lokal maupun ekspor.

"Kalau kita masih 70 persen lokal, 30 persennya ekspor kita ke beberapa negara Eropa, Asia, dan Amerika," ucapnya.

Baca juga: Kejati Jatim Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi KUR BNI Jember, Kerugian Negara Capai Rp41,4 Miliar

"Kemudian untuk memberdayakan masyarakat sekitar terkait potensi pertanian tembakau, 100 persen kita bermitra dengan petaninya. Makanya acara ini pun bisa terlaksana, dengan mengenalkan potensi tembakau yang ada di tengah pemukiman penduduk. Bukan pengusaha dan pekerja, tapi dengan petani kita mitra," sambung Budi.

Sementara General Manager PT. Yala Indoperkasa Surabaya, Yessica Meitaria menyebut bahwa perusahaannya sebagai salah satu distributor cerutu dari DNT di wilayah Surabaya dan Jawa Timur.

Lewat acara ini, semakin mengenalkan cigar lokal yang dinilai tidak kalah dengan kelas internasional.

"Bukan cuma melulu cigar impor dan juga dengan minuman lokal. Jadi kita mau powering produk lokal di Indonesia," ucap Yessica.

Melalui event ini, lanjut Yessica, diharapkan bisa lebih mengeksplorasi potensi cerutu lokal khususnya Jember.

"Untuk wilayah Jawa Timur yang datang dari Surabaya, Malang juga daerah lain. Harapannya dalam skala lebih besar dan meriah, kita juga bikin sesuatu yang lain. Jadi lebih eksplor kita adakan acara ini di tengah kebun. Kita tunggu sampai tanamannya bagus dilihat, dan kurang dua minggu lagi panen," ulasnya.

Baca juga: AstonRun 2026 Perkuat Jember Sebagai Destinasi Sport Tourism

"Jadi pilih sessions ini agar sesuai dengan harapan. Cerutu lokal kita bagus, dan diakui. Produk (dalam negeri) kita tidak kalah dengan luar negeri. Apalagi produk kita sudah dikenal di tingkat internasional kok," tandasnya Yessica.

Berikut potret event Nyerutu Bareng di Jember:

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait