Foto : ilustrasi
Mojokerto - Dua pelajar di Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto dikeluarkan (drop out) dari sekolahnya masing-masing, usai video syur keduanya viral, meskipun polisi menyebut kasus ini telah diselesaikan secara kekeluargaan.
Video mesum berdurasi 3 menit 7 detik yang menampilkan sejoli berhubungan layaknya suami istri dengan masih mengenakan pakaian sekolah itu ramai dua hari terakhir.
Baca juga: CKG Kota Mojokerto Capai 71,5 Persen, Pemkot Kejar Cakupan 100 Persen pada Oktober
Belakangan diketahui video tersebut diambil di sebuah rumah beberapa bulan lalu.
"Sudah lama, akhirnya dua-duanya dikeluarkan dari sekolah," ucap Kanitreskrim Polsek Jetis Iptu Muslimin, Rabu (21/8/2024).
Informasi yang didapat, pemeran perempuan dalam video syur itu merupakan siswi SMPN, sedangkan laki-lakinya merupakan pelajar madrasah aliyah (MA), dan mereka mengaku pacaran.
Baca juga: BPBD Mojokerto Mulai Distribusi Air Bersih ke Tiga Desa Terdampak Kemarau, Layani 2.776 KK
Video itu diduga disebar oleh si laki-laki, namun, ada versi lain yang menyebut jika tersebar setelah HP si laki-laki yang dipakai merekam dipinjam oleh temannya.
Entah bagaimana, aksi mesum keduanya lantas berkeliaran di WAG (WhatsApp grup), dan kejadian ini sempat membuat geger warga yang mengenal sosok keduanya.
Bahkan ada yang menyebut jika salah satu pelaku kini merantau ke Kalimantan dan satunya pindah sekolah ke Malang.
Baca juga: Warga Kunjorowesi Bertahan dengan Mandi Sekali Sehari, Air Bersih Diprioritaskan untuk Memasak
Muslimin memastikan perkara ini telah dituntaskan oleh keluarga kedua belah pihak.
Menurutnya penyelesaian persoalan dilakukan dengan bantuan dari kepala desa tempat video itu dibuat. "Ditengahi kepala desa," pungkasnya.
Editor : Aris S
