Progres pembangunan Stadion Surajaya Lamongan. (Tangkapan layar).
Lamongan - Proyek pembangunan ulang Stadion Surajaya di Kabupaten Lamongan telah mencapai sekitar 70 persen lebih. Kabar ini pun menjadi kabar gembira bagi LA Mania, suporter Persela Lamongan.
Postingan akun Facebook @Allaboutperselalamongan pada Rabu, 20 November 2024, salah satu aspek yang mencuri perhatian adalah pemasangan tribun stadion yang hampir selesai.
Bagian tribun stadion yang berfungsi sebagai tempat duduk penonton kini hampir 100 persen terpasang dengan banyaknya kursi single seat yang sudah dipasang di beberapa area.
Khususnya pada tribun utara, selatan dan timur, kursi berwarna biru tua, biru muda dan kuning ini sangat mencolok dan memberikan kesan elegan.
Pada tribun bagian utara dan selatan, kursi-kursi tersebut bertuliskan Laskar Joko Tingkir. Sedangkan di bagian tribun timur tertera tulisan Surajaya Lamongan.
Hal ini memberi sentuhan lokal yang kuat, menjadikan Stadion Surajaya ini bukan hanya sebagai tempat olahraga, tetapi juga sebagai simbol kebanggaan bagi masyarakat Lamongan.
Pemasangan atap untuk tribun barat menjadi fokus berikutnya, yang hingga saat ini, kerangka atap sudah mulai dirangkai.
Begitu selesai, tribun barat akan menambah kenyamanan para penonton dengan atap yang dapat melindungi dari terik matahari maupun hujan.
Sebagai bagian dari stadion yang sepenuhnya diperuntukkan untuk pertandingan sepak bola, lapangan juga menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Rumput yang ditanam beberapa bulan lalu kini sudah menghijau dengan merata dan siap digunakan untuk pertandingan-pertandingan mendatang.
Stadion Surajaya yang baru ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern yang mendukung kelancaran pertandingan.
Papan skor LED telah terpasang di sisi Tribun Timur, memungkinkan penonton untuk mengikuti jalannya pertandingan dengan lebih jelas.
Selain itu, empat tiang lampu sorot telah dipasang di luar sudut stadion, siap menerangi lapangan saat pertandingan pada malam hari.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi, yang terlibat langsung dalam pembangunan stadion, mengungkapkan bahwa proyek ini hampir memasuki tahap finishing.
Beberapa bagian yang masih dalam proses pengerjaan termasuk ruang ganti pemain, media, dan kursi untuk para official.
Salah satu hal yang menjadi perhatian utama adalah kualitas rumput lapangan, yang telah ditanam sesuai dengan standar yang ditetapkan, untuk memastikan lapangan yang ideal bagi pertandingan sepak bola profesional.
Dengan progres yang signifikan ini, Stadion Surajaya Lamongan diharapkan dapat selesai pada akhir tahun 2024.
Stadion ini tidak hanya akan menjadi tempat bersejarah bagi Persela Lamongan, tetapi juga akan menjadi kebanggaan masyarakat berjuluk Kota Soto itu yang memiliki fasilitas olahraga bertaraf internasional.
Pembangunan stadion ini menandai komitmen pemerintah daerah untuk mendukung dunia olahraga, terutama sepak bola, yang semakin berkembang di Lamongan.
Dengan stadion yang lebih modern dan fasilitas yang lebih baik, diharapkan ini akan membawa dampak positif bagi tim, penonton, serta pengembangan olahraga di daerah tersebut.
Dengan segala pembenahan dan renovasi yang sedang berjalan, Stadion Surajaya Lamongan akan segera menjadi salah satu stadion terbaik di Jawa Timur, siap menjadi tuan rumah berbagai pertandingan bergengsi.
Sementara para suporter LA Mania berharap dengan dibangunnya Stadion tersebut, Persela Lamongan nantinya dapat kembali masuk ke Liga 1 Indonesia.
"Stadion Surajaya sudah sekelas GBK. Mudah-mudahan masuk Liga 1," tulis Wahyu Shejati dalam kolom komentar seperti dilihat mili.id, Rabu (20/11/2024).
"Come On Joko Tingkir. Tahun depan wajib masuk ke Liga 1 lagi," timpal Nasrul dengan emot berapi-api.
Diketahui, Persela Lamongan kini tengah berkompetisi di Liga 2 Indonesia. Persela saat ini berada di Grup C menempati posisi 2 klasemen dengan 13 poin.
Liga 2 sendiri dibagi menjadi tiga grup. Yakni Grup A, B dan C. Grup A sementara dipimpin Bekasi City, Grup B dipimpin Bhayangkara FC, dan Grup C dipimpin Persibo Bojonegoro.
Baca juga: Koperasi Merah Putih Diserbu Warga, Omzet Harian di Lamongan Tembus Jutaan Rupiah
Editor : Achmad S
