27 November 84 Tahun Lalu Aktor Bela Diri Bruce Lee Dilahirkan

27 November 84 Tahun Lalu Aktor Bela Diri Bruce Lee Dilahirkan © mili.id

Bruce Lee (istimewa)

Mili.id - Tepat pada 27 November 1940 atau 84 tahun yang lalu aktor bela diri asal Hongkong, Bruce Lee dilahirkan. Ahli bela diri kungfu ini dilahirkan di San Francisco, California, Amerika Serikat.

Pria yang memiliki nama asli Le Jun Fan ini dilahirkan dari pasangan suami-istri dari Lee Hoi Chuen, yang berdarah Tionghoa asli dan Grace Lee, seorang perempuan keturunan Jerman-Asia.

Baca juga: PGSI Jatim Beri Hadiah Umroh Gratis pada Atlet Peraih Emas di PON Bela Diri Kudus

Masa kecil Bruce bersamaan dengan periode pendudukan Jepang di Hong Kong pada masa Perang Dunia ke-II (1941-1945). Pada saat itu keluarga Lee tinggal di Jalan Nathan, Kowloon, berdekatan dengan kamp militer tentara Jepang.

Setelah perang berakhir, Hong Kong kembali pada Inggris. Saat bersekolah, ia dan teman-temannya sering berkelahi dengan anak-anak Inggris. Hal itu dikarenakan kebenciannya terhadap orang Inggris yang memandang rendah orang Tionghoa.

Awal Mula Bruce Terjun ke Dunia Bela Diri Kungfu

Seringnya berkelahi itu membuat Bruce tertarik mempelajari beladiri. Pada usia 13 tahun, Bruce Lee menjadi murid Yip Man, guru aliran kungfu Wing Chun. Selama 5 tahun Bruce belajar kungfu dengan giat.

Kondisi fisik yang awalnya kurang sehat semakin lama membaik dikarenakan ia selalu melatih tubuhnya. Ketika pertama kali mempelajari kungfu, ia memakai keterampilannya untuk menghajar lawan-lawannya.

Seiring dewasanya Bruce, pada akhirnya ia menyadari bahwa untuk membela kehormatan diri tidak selalu dilakukan dengan bertarung secara fisik.

Ketika duduk di bangku SMA, nilai-nilai pelajaran sekolahnya tidak begitu bagus, tetapi dalam bidang olahraga dan kesenian ia mempunyai reputasi bagus.

Pada saat diadakan kejuaraan tinju antar sekolah, ia berhasil mendapat juara setelah mengalahkan seorang murid Inggris.

Bakat lain yang dimiliki oleh Bruce Lee adalah menari. Bruce Lee sangat menyukai tari Cha Cha. Pada tahun 1958 ia berhasil menjuarai kompetisi tari Cha Cha Hongkong. Ia berlatih Cha Cha sama giatnya dengan ia berlatih bela diri.

Setelah lulus SMA, Bruce kembali ke Amerika. Di sana ia melanjutkan pendidikannya di Universitas Washington dan mengambil jurusan Filsafat. Dengan dasar kemampuan sebagai ahli bela diri ia menulis banyak esai tentang kung fu beserta filosofinya.

Baca juga: Klasemen Sementara Kontingen Jatim di PON Beladiri 2025 Kudus, Sabet 12 Emas

Seusai kuliah ia kembali mempraktikkan kung fu. Bersama teman-temannya ia membuka semacam tempat latihan untuk melatih gerakan kung fu.

Beberapa murid baru tertarik dan ikut latihan Ia memberi perkumpulan kungfu itu dengan nama "Jun Fan Gung Fu Institute". Tempat ini berada di lantai dasar sebuah gedung di Chinatown , Seattle.

Pada awal tahun 1960-an, kung fu belum dikenal oleh masyarakat Amerika, tetapi Bruce Lee berusaha memperkenalkan kungfu dengan cara mendemonstrasikannya ke universitas-universitas.

Ia membuka kelas yang lebih besar pada tahun 1963 di 4750 University Way. Namun, pertengahan dekade 60-an, Bruce mulai beralih ke kegiatan akting. Hal itu dikarenakan ia tidak tertarik lagi untuk membuka lebih banyak sekolah beladiri.

Jika sekolah semakin banyak, ia dapat kekurangan waktu untuk menjaga kualitas dari ajarannya. Karena dalam kebiasaanya, ia melatih kungfu bersama muridnya satu demi satu dalam waktu yang tidak sedikit.

Ia merasa bahwa kecintaannya akan seni beladiri tidak seharusnya menjadi niat untuk mendapatkan keuntungan. Bruce Lee kemudian berkenalan dengan seorang produser film bernama William Dozier.

Baca juga: Fasilitas Olahraga Djarum Kudus Siap Jadi Venue PON Bela Diri I 2025

Bruce Lee kemudian menandatangani kontrak dengan Dozier selama satu tahun. Pada tahun 1966, pembuatan serial The Green Hornet dimulai. Ia berperan sebagai Kato.

Pertama kali dalam proses pembuatan, mereka kesulitan untuk merekam adegan Bruce yang terlalu cepat, jadi mereka memintanya untuk lebih lambat. The Green Hornet sukses dan mendapat sambutan dari penonton.

Seiring berjalannya waktu, pada tanggal 20 Juli 1973, Bruce mengalami sakit kepala. Ia dianjurkan untuk meminum obat penghilang rasa sakit bernama Equagesic.

Setelah meminum satu pil, ia tertidur dan koma. Ia tidak bisa bangun kembali. Pada hari yang sama, Bruce Lee dinyatakan meninggal dunia. Hasil penelitian forensik menyatakan sebab kematian Bruce 9 hari kemudian.

Diketahui bahwa Bruce hipersensitif terhadap obat tersebut yang mengakibatkan pembengkakan di dalam otak yang berujung pada koma dan berujung pada kematiannya.

Editor : Aris S



Berita Terkait