Suroboyo Bus, Asrhi: Kalau Analisanya Kurang Bagus, Enggak Usah Ditambahin

Ada Cost dan Benefit

Suroboyo Bus, Asrhi: Kalau Analisanya Kurang Bagus, Enggak Usah Ditambahin © mili.id

Asrhi Yuanita Haqie/Foto:jabrik/mili

Mili.id - Legislator PDI Perjuangan, Asrhi Yuanita Haqie menyatakan kebanggannya dengan Suroboyo Bus. Karena pembayarannya hanya pakai botol bekas air mineral.

Menurut Ashri, naik Bus dengan bayar menggunakan botol bekas hanya ada di Surabaya, sehingga jadi differensition antar kota. "Mungkin di negara lain  juga belum ada kayaknya." jelas Ashri. Senin (4/4).

Baca juga: Eri Cahyadi Tegas Berantas Dugaan Pungli di SWK Kalijudan, Perintahkan Pengembalian Seluruh Uang Pedagang

"Di daerah lain belum ada, karena kita punya different," tambah Ashri.

Terkait Perwali soal sampah atau pengurangan kantong plastik, Ashri menjelaskan hal itu masih menjadi suatu pembahasan. Sedangkan plastik lanjut dia, masih beredar dimana mana.

Baca juga: Drainase Tersumbat Kabel Misterius, Rumah Warga Terancam Banjir Saat Musim Hujan

"Selama toko itu masih menjual plastik, otomatis sampah itu masih ada. Nah alangkah efisien, efektif masih digunakan karena masih ada penjualan dimana mana. Kalau perwali berbunyi otomatis toko itu tidak menjual air mineral." tegas Ashri.

"Sudah jadi different, jadi identitas kota Surabaya kalau dihapus juga sayang." imbau Ahsri.

Baca juga: Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Wonokromo, Area Akan Dimanfaatkan untuk Perluasan TPS

Ashri pun mengharapkankan, Suroboyo Bus penumpangnya bisa full, karena ada pembiayaan dalam pengoperasiannya. Yakni, ada cost ada benifit dan pasti ada analisis. "Kalau analisanya kurang bagus ya enggak usah ditambahin karena tidak ada ketertarikan masyarakat untuk menaikin. Kalau analisis nya oke, kita tambahin untuk menambah PAD Surabaya." demikian Ashri.

Editor : Redaksi



Berita Terkait