Abdul Ghoni Muklas Ni'am
Mili.id - Rencana dibukanya car free day (CFD) Surabaya sore hari atau menjelang buka puasa selama Ramadan. Direspon positif Sekretaris F-PDIP Abdul Ghoni Muklas Ni'am.
Kendati begitu, ia mengingatkan CFD mengedepankan protokol kesehatan (prokes). Sehingga tidak mempengaruhi stabilitas perekonomian yang sudah mulai pulih.
Baca juga: Tren Hidup Sehat Meningkat, Warga Mulai Ramai Ikut Car Free Day dan Olahraga Pagi
"Walaupun memang kondisi vaksinasi di kota Surabaya sudah melebihi target, vaksin dosis I, II maupun boster, tapi tetap perlu mengedepankan prokes." kata Ghoni, Rabu (6/4).
Baca juga: CFD Perdana Rasuna Said Diserbu Warga, Pramono Anung Terkejut Antusiasme Masyarakat
Ghoni pun mengimbau agar CFD perlu dikaji dan diuji cobakan terlebih dahulu. Bagaimana akan respon masyarakat. "Tapi jangan sampai ada kejadian seperti level III kemarin, Alun-alun jadi membludak. Sehingga kami Komisi C memanggil beberapa pihak terkait.
"Akhirnya ada solusi yakni datang ke alun alun mendaftar terlebih dahulu. Maka harus bisa dikontrol semisal kapasitas CFD itu 100 orang, paling tidak ditekan separuh." ujar Ghoni.
Baca juga: Antusiasme Warga di CFD Bogor Dorong Penjualan Kuliner UMKM Lokal
Rencana pelaksanaan car free day (CFD) selama Ramadan di Jalan Raya Darmo dan Jalan Tunjungan mulai pukul 15.00 WIB hingga 18.00 WIB, digelar setiap hari minggu mulai dari tanggal 10, 17 dan 24 April 2022.
Editor : Redaksi
