Maling Burung Tak Sadar Diintip Korban, Kaget saat Kepalanya Tertimpa Sangkar

Maling Burung Tak Sadar Diintip Korban, Kaget saat Kepalanya Tertimpa Sangkar © mili.id

Aksi maling burung saat direkam korbannya (Foto: Ist)

Sidoarjo, mili.id - Maling burung kicau di Sidoarjo ini tidak sadar aksinya diintip korban dari dalam rumah.

Maling itu akhirnya ditangkap warga, setelah kaget, sangkar berisi burung kicau yang ia curi terjatuh dan menimpa kepalanya.

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Banding Putusan PTUN soal Tembok Mutiara Regency, Warga Siap Hadapi Proses Hukum

Dia kemudian diserahkan ke Unit Reskrim Polsek Waru. Belakangan diketahui maling itu berinisial HB (44) asal Klakah, Lumajang.

Kanit Reskrim Polsek Waru, AKP Adik Agus Putrawan mengatakan bahwa tersangka beraksi dan diamankan warga Dusun Bungurasih Timur, Desa Bungurasih, Kecamatan Waru pada Rabu (1/1/2025).

"Korban sudah tahu kalau ada orang yang mengetuk pagar rumahnya," jelas Agus.

Korban lalu tidak menghiraukan dan melihat tersangka mondar-mandir di depan rumahnya. Hingga tersangka coba mencuri burung murai batu milik korban.

"Korban dari balik kaca merekam aksi tersangka. Saat sangkar jatuh, korban langsung keluar dan mengejar dibantu warga lain," beber Agus.

Setelah ditangkap, tersangka dibawa oleh anggota Unit Reskrim Polsek Waru.

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Genjot Pembebasan Lahan Flyover Gedangan Demi Urai Kemacetan

"Dari pengakuannya, baru sekali melakukan aksi. Tapi dari keterangan warga, sudah ada dua burung kicau yang hilang sebelumnya," ungkap Agus.

Tersangka melakukan aksinya dengan berjalan kaki dan mengamati rumah yang memiliki burung kicau.

"Dari informasi pemilik, harga burung murai batu miliknya berkisar tiga sampai lima juta rupiah," terang Agus.

Menurut Agus, kasus itu masih terus didalami dan dikembangkan untuk membongkar aksi tersangka di tempat lain.

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Genjot Normalisasi Sungai Saat Kemarau, Antisipasi Banjir Sebelum Musim Hujan

"Tersangka diancam Pasal 362 KUHP. Dan dibawa ke Rutan Polresta Sidoarjo untuk pendalaman," tandasnya.

 

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait